Scroll to top

Blogger

andhikamppp
Posted by andhikamppp
5 November 2020

Meninggalkan Warung Blogger

Halo. Apa kabar? Iya, saya baik-baik saja. Sudah mulai menua memang. Tapi masih tetap tampan jika kamu ingin tahu. Kabar kamu gimana? Sehat, kan? Masih betah #dirumahaja? Mari kita bersemoga agar semua masalah, musibah dan hal lain yang membuat kita semua berkeluh kesah bisa segera berakhir. Melihat perkembangan di luar sana, tampaknya pembatasan sosial masih akan berlangsung cukup lama. Bersiaplah seperti bagaimana seharusnya. Saya? Saya juga. Meski sebenarnya saya sudah terlebih dahulu melakukan pembatasan sosial. Jauh. Jauh sebelum pandemi dimulai.

Read More
andhikamppp
Posted by andhikamppp
16 March 2020

Kenapa Saya Menulis?

Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan sebuah notifikasi di salah satu akun media sosial yang saya miliki. Pesan dari seorang teman sekolah di kala saya masih bocah, isinya: sebuah ajakan untuk bergabung dengan grup diskusi alumni pada sebuah layanan pesan singkat. Saya iyakan ajakan tersebut. Menyenangkan rasanya dapat kembali bertegur sapa, meski maya, dengan mereka yang sudah bertahun-tahun alfa hadir di lingkaran kita. Seperti layaknya jutaan grup diskusi yang baru dibuat, di sana ratusan pesan hadir kemudian. Laju diskusi tak terbendung. Dalam sebuah canda, perpindahan kata melebihi kecepatan cahaya, bahasan baru muncul sebelum yang lain selesai. Ia benar-benar tak menyisakan tempat rehat kepada mereka yang memilih tidak diam. Dari banyak sekali cerita, saya mendapat satu giliran pertanyaan: “kamu nulis juga?”.

Read More
andhikamppp
Posted by andhikamppp
3 November 2017

Penulis Murah(an)

Beberapa waktu yang lalu, di twitter, saya mengunggah tangkapan layar dari sebuah situs penyedia jasa kerja yang salah satunya adalah jasa menulis lepas. Beberapa orang teman yang memiliki minat sama dalam menulis memberikan respon untuk tangkapan layar yang saya unggah tersebut. Responnya mayoritas negatif. Saya menebak, mereka boleh jadi mengerenyitkan dahi ketika melihatnya. “Ini apa!?” Mungkin itu yang ada di benak mereka. Tambahkan tanda seru dan tanda tanya sekaligus jika diperlukan. Seratus biji. Bagaimana tidak, tangkapan layar itu menunjukan sebuah lowongan pekerjaan tulis lepas yang berisi persyaratan luar biasa njlimet dengan bayaran yang memprihatinkan. Rp 170.000 untuk 10 artikel. Sekali lagi, seratus tujuh puluh ribu rupiah untuk sepuluh artikel.

Read More
andhikamppp
Posted by andhikamppp
24 October 2017

Tim Kerja Impian Gubernur Baru

Bapak Anies, Bang Sandi saya tahu ini baru beberapa hari semenjak Anda berdua menjabat. Dan tentu saja belum gajian, yang berarti, kalau paket data Anda berdua habis, masih harus menunggu sampai akhir bulan sampai paket data itu kembali diperpanjang. Tapi setelah beberapa hari kerja, Anda berdua sudah tahu, lah ya, password wifi di balai kota. Atau paling enggak, sekarang sudah tidak terlalu malu, kan, kalau harus ikut tethering dari senior-senior di balai kota? Nah, jikalau begitu, setelah mendapatkan wifi tebengan tentu Anda dapat membaca tulisan ini, tulisan yang saya buat akibat ulah salah satu pemuja Anda berdua yang menghalalkan segala cara untuk ikut membantu menyukseskan program-program yang sudah Anda, Bapak Anies dan Bang Sandi, buat. Termasuk salah satunya dengan cara membentuk tim kerja impian untuk Anda berdua.

Read More
andhikamppp
Posted by andhikamppp
12 October 2017

Kategori Blog

Terkadang saya bingung ketika seorang atau beberapa teman menanyai saya tentang kategori blog yang saya miliki. Hal ini juga yang, terkadang, membuat saya bingung ketika mengisi formulir yang memiliki kaitan dengan dunia tulis digital di mana lah entah. Administrasi yang kerap merepotkan, namun tetap harus dilakukan. Di waktu saya sedang kesepian, di salah satu sudut ruangan di belakang rumah, dengan bau yang tak terendus, saya sempat memikirkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu. Tidak penting, sih, tapi tetap harus saya lakukan. Agar kelak, ketika saya menemukan jawabannya bisa saya tuangkan ke dalam tulisan. Dan jika ada lagi yang bertanya, tautan tulisan itu bisa saya sodorkan. Ini, silakan.

Read More
andhikamppp
Posted by andhikamppp
17 August 2017

Lingkaran Penulis Digital

Apa yang terjadi pada linimasa media sosial milik kita amat sangat dipengaruhi oleh lingkaran sosial tempat kita bernaung. Saya, sebagai contoh, pernah memiliki siklus linimasa yang melulu tentang sepak bola ketika saya masih aktif di sebuah komunitas pecinta salah satu klub sepak bola. Membosankan? Boleh jadi. Hampir di setiap waktu, tujuh hari dalam seminggu, apa yang berputar di dalam media sosial hanya lah tentang sepak bola. Dari mulai berita, hasil pertandingan, lelucon, atau apa pun selama bersinggungan dengan klub sepak bola tersebut. Saya lelah, tentu saja, oleh karenanya saya merasa harus mengubah atau setidaknya menambah hal-hal baru di dalam lingkaran sosial saya. Tentu saja tetap harus sesuai minat saya ketika itu. Dengan mempertimbangkan banyak hal, saya mulai mengikuti banyak sekali akun yang berhubungan dengan dunia tulis, bidang yang saya suka selain sepak bola. Dan paling mudah, menurut saya, adalah mengikuti akun-akun para penulis, dalam hal ini saya memilih mengikuti akun para penulis digital, narablog. Sudah lebih dari satu tahun semenjak saya memulainya. Lalu, apa yang terjadi kemudian?

Read More
andhikamppp
Posted by andhikamppp
4 February 2017

(Mencoba) Berkumpul Bersama Penulis

Pepatah bijak mengatakan : pribadi kita sangat bergantung kepada lingkungan tempat kita banyak berinteraksi. Entahlah seperti apa tepatnya pepatah itu diucapkan. Tapi satu yang patut kiranya untuk digaris bawahi, dan saya teramat setuju olehnya, adalah betul bahwa lingkungan, lingkaran pertemanan yang kita miliki amat sangat memengaruhi kehidupan keseharian kita. Pernah kita dengar sebuah wacana jika kita sering bergaul dengan penjual parfum, wangi parfum tersebut akan juga melekat pada kita. Atau jika kita sering bergaul dengan orang pintar, boleh jadi akan banyak ilmu bermanfaat yang bisa kita terima. Lalu, apa yang terjadi jika kita, atau saya, bergaul dengan banyak sekali penulis?

Read More
andhikamppp
Posted by andhikamppp
1 June 2016

Meneladani Toyota

Sekarang ini di tempat saya bekerja saya tergabung dalam tim Project Improvement pada divisi Operation Strategy. Salah satu job description saya adalah menganalisis kinerja tim operasional, lalu memberikan usulan tindakan perbaikan yang efektif dan berkelanjutan. Jujur, latar belakang pendidikan saya sangat bertolak belakang dengan apa yang baru saya kerjakan selama satu tahun terakhir ini. Oleh karena itu, untuk mengejar ketertinggalan saya dan juga untuk mendalami ilmu, setiap kali ada kesempatan pelatihan yang berkaitan dengan improvement dan juga development saya selalu berusaha menyempatkan hadir. Terlebih lagi jika semua biaya pelatihan ditanggung oleh perusahaan.

Menariknya, dari beberapa pelatihan yang saya ikuti ada satu kesamaan mutlak yang selalu dibicarakan oleh si pemateri. Adalah Toyota Production System (TPS) suatu sistem produksi yang dipelopori oleh Toyota yang dianggap sebagai contoh terbaik dalam dunia industri modern untuk meningkatkan produktivitas, efektivitas dan efisiensi di dunia kerja. Dikatakan oleh mereka bagaimana luar biasanya TPS dalam membawa Toyota -yang sangat dianggap remeh di awal berdirinya  menjadi penguasa otomotif dunia. Cerita-cerita itu membawa saya kedalam suatu pengandaian : bagaimana rasanya jika saya bekerja di Toyota?? Etos kerja dan segala hal kebaikan TPS yang diceritakan berhasil membuat saya menjadi begitu penasaran.

Read More
andhikamppp
Posted by andhikamppp
30 March 2016

Awal Cerita

"Memang Abang punya blog ??" Adit tak puas,  membuatku yang baru saja berniat untuk beranjak pindah ke ruang tamu, terpaksa harus menundanya sementara waktu. Aku menatap wajah perempuan itu. Dalam waktu yang hampir bersamaan mata kami bertemu, saling menatap tidak terlalu lama. Lalu kami berdua menunduk, tersenyum, mencoba mengingat kembali darimana awal semua cerita ini bermula.

Ruang keluarga berukuran empat kali empat meter itu lenggang sejenak. Empat orang anak kecil -yang telah berhasil kubuat menjadi penasaran sedang diam tertegun menunggu jawaban. Sedangkan, yang ditanya sedang khidmat membolak-balik secuil kenangan yang tiba-tiba datang menggelitik. Memang seperti itulah jika kita berbicara tentang kenangan, ia bisa datang kapan saja tanpa perlu mengenal situasi, waktu dan juga tempat. Seperti sekarang ini, aku mungkin akan lebih memilih diam lalu hanyut bersama arus kenangan itu kalau saja salah seorang dari empat orang anak itu tidak menggangguku dengan pengulangan pertanyaan yang kali ini dilakukan dengan nada yang lebih tinggi.

"Bang, memang Abang punya blog ??."

Read More
andhikamppp
Posted by andhikamppp
17 February 2016

Bermain Dengan Tinta

Aku menatap bangunan di depan warung kopi ini. Mengetik balasan pesan singkat, memasukan perangkat  genggam ke tempatnya, lalu tersenyum membayangkan kemungkinan babak kedua perbincangan dengan perempuan cantik di bangunan itu. Hujan memang masih mengguyur bumi cukup deras tetapi akan terlalu memakan waktu jika aku harus menunggunya sampai benar-benar reda. Lalu aku memutuskan untuk berlari cepat menabrak butiran-butiran air hujan yang jatuh ke bumi sesukanya tanpa memperdulikan apapun yang akan dihadapinya.

"Kenapa gak nunggu berenti dulu sih !? Tunggu sebentar akan aku ambilkan kaus punya ayah." setelah memberiku handuk kering perempuan itu mendengus kesal melihat lelakinya ini basah kuyup. Aku diam sebentar, tersenyum lalu menggangguk, malas mendebat perempuan yang sedang kesal. Karena aku masih memegang prinsip bahwa sesungguhnya bersedia mengalah saat perempuan sedang memupuk kesal adalah salah satu cara mencegah perang dunia ketiga yang paling mudah.    

Read More
andhikamppp
Posted by andhikamppp
15 January 2016

Menerka Arah Tinta

Diujung pertanyaan aku bergegas berlari ke warung kecil yang berjarak sepelemparan batu dari bangunan tempat aku berbincang panjang enam puluh menit terakhir tadi. Warung ini tidak terlalu ramai hanya ada dua-tiga orang lelaki muda yang usianya aku taksir lebih kurang samalah dengan usiaku sekarang dan ditambah ibu pemilik warung beserta asistennya. Sembari menunggu pesanan kopi datang aku kembali dibuat tersenyum dengan perbincangan di bangunan yang letaknya persis berada ditempatku duduk sekarang ini. Tentang apa ?? Jika benar kau ingin tahu mohon tunggu sebentar dulu, aku harus menghisap satu-dua batang rokok yang sudah kutahan sedari tadi lagipula kopi hitam ini sudah datang, terlalu sayang jika sampai harus kubiarkan dingin demi menjawab rasa keingintahuan kalian tentang perbincanganku dengan perempuan cantik itu.

Read More
andhikamppp
Posted by andhikamppp
8 December 2015

Berkompetisi Melalui Tulisan

Dalam sebuah kelompok, kompetisi menjadi sebuah kelaziman. Ia akan menentukan banyak hal. Bisa saja ia membicarakan tentang siapa yang menjadi individu terbaik dalam kelompok tersebut atau tentang ajang unjuk diri demi sebuah popularitas atau secara garis besar kompetisi akan berbicara tentang siapa mengalahkan siapa. Bagaimanapun berita baik dari sebuah kompetisi adalah setiap individu yang terlibat didalamnya akan terpacu untuk berusaha menampilkan yang terbaik yang ia miliki.

Dan ketika saya bergabung dalam sebuah kelompok blogger -orang yang mendedikasikan waktu luangnya untuk menulis sedikit banyak di media dalam jaringan maka hanya tinggal menunggu waktu kami akan terlibat dalam sebuah kompetisi dalam kebiasaan yang kami jalani, ya apalagi kalau bukan menulis. Kompetisi itu bisa hadir dalam banyak variasi bentuk, suatu waktu kami berkompetisi untuk mengulas suatu produk dagang, atau diwaktu yang lain kami berlomba-lomba untuk menempatkan tulisan kami kedalam index mesin pencarian, dan yang terbaru sebagian dari kami akan mengikuti sebuah kompetisi yang bernama Liga Blogger Indonesia

Read More