Skip to main contentScroll Top
Langkah Selanjutnya, dan cerita bersamanya
HOPE!!!
Selamat datang! Silakan dinikmati terlebih dahulu tulisan yang saya anggap lebih mewakili perjalanan halaman ini.

“Tidak semua tulisan lahir untuk menjadi yang terbaik. Tapi beberapa di antaranya kebetulan berhasil tinggal lebih lama di ingatan.”

Tulisan-tulisan ini disusun mengikuti waktu ketika mereka ditulis. Sebagian lahir dari momen yang sederhana, sebagian lagi dari peristiwa yang lebih berarti. Di linimasa ini, pembaca bisa melihat bagaimana pikiran, pengalaman, dan cara saya bercerita berubah dari waktu ke waktu.

Timeline

Ada orang-orang yang datang sebagai rekan kerja, lalu perlahan mendekat, melekat, dan akhirnya menjadi bagian dari hidup yang sulit dilewatkan. Bersama mereka, saya belajar bahwa sebuah tim tidak hanya dibangun oleh target dan angka, tetapi juga oleh tawa, luka, serta ruang untuk saling tumbuh menjadi lebih utuh dan lebih teduh. Tulisan ini adalah catatan tentang perjalanan itu—tentang halaman yang ditulis bersama, tentang perpisahan yang tetap menyisakan jejak, dan tentang nama-nama yang diam-diam terus tinggal dalam ingat.

Di antara gelas yang mencair dan pintu yang akhirnya tertutup rapat, aku belajar bahwa melepaskan bukan berarti berhenti peduli, tapi berhenti menjadi ruang tunggu bagi seseorang yang bahkan tidak pernah berniat untuk benar-benar menghuni. Karena pada akhirnya, semesta tetap berjalan dengan acuh, membiarkan kita memahami secara mandiri bahwa cinta yang tidak bisa dimiliki memang selalu punya cara paling jeli untuk melukai.

Hidup tidak pernah kehabisan cerita. Hanya saja, tidak selalu memberi waktu untuk menuliskannya. Maka ketika satu tulisan akhirnya lahir, mungkin itu hanya rindu yang kebetulan menemukan jalan pulang.

Hidup laiknya perjalanan di tengah padang yang tak berujung, langkah demi langkah kita lewati di jalan yang terkadang lurus, sering kali berliku. Di awal perjalanan, kita melangkah dengan penuh semangat, mengejar mimpi-mimpi yang tampak megah di kejauhan. Sampai kemudian usia berlipat tanpa permisi dan karenanya perjalanan bukan hanya tentang mencapai tujuan. Ia membawa cerita bahwasanya langkah juga memberikan luka pengajaran, singgah dan diam yang juga memberikan arti, dan mereka yang hadir bersama nafas yang berjalan seiring. Seperti ranting yang patah tapi tetap bertunas, seperti kertas putih yang diisi dengan banyak sekali cerita, setiap usia mengandung makna, sampai nanti berakhir pada sirna.

Kini saya berada di tengah kepala tiga. Jika menggunakan angka matematika dari riwayat Sang Nabi Mulia, kini saya sudah berada di antara catu usia.

Kadang cara paling sederhana untuk mengenal seseorang adalah dengan membaca cerita yang ia pilih untuk dibagikan

Kenali lebih dekat orang di balik tulisan-tulisan ini

Saya menulis untuk menyimpan cerita-cerita kecil yang sering lewat begitu saja dalam kehidupan sehari-hari.

Blog ini berisi catatan tentang hal-hal yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari: keluarga, pekerjaan, buku, film, dan berbagai cerita kecil yang kadang luput kita perhatikan. Sebagian ditulis untuk mengingat, sebagian lagi untuk memahami. Jika ada satu dua cerita yang terasa dekat, mungkin karena kita pernah berjalan di langkah yang sama.

Beberapa lagu tidak hanya untuk didengarkan, sebagian dari mereka juga menyimpan makna yang layak untuk diceritakan lebih banyak.

Maka, silakan dinikmati bagaimana saya menceritakan ulang sebuah lagu.
13 Dec: Kupu-Kupu Malam

Ia berdiri di dalam hujan yang berjatuhan perlahan, bersandar pada sebatang tiang dengan lampunya yang mulai padam. Ia, wanita itu, hanya menatap nanar ke sekelilingnya yang gelap. Sudah lewat tengah malam dan tak ada satupun batang hidung yang tampak sepanjang tamasya di sudut stasiun kota. Bahkan ketika hujan perlahan-lahan menderas, ia masih tetap setia pada posisinya, tidak bergerak walau selangkah. Sesekali dari mulutnya terucap sepatah dua patah kata halus yang merayu dan memanja. Namun kemudian kepalanya menunduk, menyembunyikan sesuatu yang mulai keluar dari matanya yang bulat. Tangisan itu, yang kini tersamar oleh butiran air hujan

Ulasan bukan tentang menilai sebuah karya, tetapi tentang berbagi pengalaman setelah menjumpainya. Dan ini adalah catatan kecil tentang apa saja yang pernah meninggalkan kesan.

Tulisan-tulisan di bagian ini adalah yang paling banyak mengundang percakapan. Komentar dari pembaca seringkali membuat sebuah tulisan terasa lebih hidup, karena setiap orang membawa sudut pandangnya sendiri. Jika ada tulisan lain yang menurut Anda menarik untuk dibicarakan, tinggalkan komentar di sana. Siapa tahu susunan di daftar ini akan berubah.