
–Ayah, Suami, Kakak, Anak, Adik, Karyawan –
ANDHIKA MANGGALA
Hi, terima kasih sudah berkunjung ke blog ini.
Perkenalkan, saya Andhika Manggala Putra PP—seorang ayah, suami, anak, adik, sekaligus kakak dari manusia-manusia luar biasa di hidup saya. Peran-peran itu mungkin terdengar sederhana, tapi di sanalah sebagian besar cerita saya berasal. Saya mulai menulis di blog ini sejak akhir 2011, dan sampai hari ini masih terus mencoba untuk bisa lebih konsisten, meski tidak selalu berhasil. Ada jeda, ada masa ketika menulis terasa mudah, dan ada juga waktu di mana satu paragraf pun sulit untuk diselesaikan. Tapi selalu ada keinginan untuk kembali, untuk menuliskan sesuatu, sekecil apa pun itu.
Tulisan-tulisan di sini sebagian besar tentang hal-hal yang dekat: kehidupan sehari-hari, keluarga, dan berbagai cerita yang kadang terasa sepele, tapi diam-diam punya makna. Saya percaya, tidak semua cerita harus besar untuk bisa berarti. Justru hal-hal kecil yang sering terlewat itulah yang, ketika diingat kembali, terasa paling jujur. Sesekali, saya juga menulis tentang pekerjaan, sepak bola, atau hal lain yang kebetulan sedang menarik perhatian saya saat itu—hal-hal yang mungkin tidak selalu penting, tapi tetap layak untuk dicatat.
Di luar menulis, saya menikmati berbagai hal yang kurang lebih punya kesamaan: memberi jeda dan ruang untuk berpikir. Membaca buku, menonton film, bermain game, atau sesekali bermain tenis—semuanya saya jalani dengan cara yang sama, pelan-pelan, tanpa terburu-buru. Tidak selalu untuk menjadi ahli, tapi lebih untuk menikmati prosesnya. Dari sana, saya sering menemukan hal-hal kecil yang akhirnya ikut terbawa ke dalam tulisan, meskipun tidak selalu terlihat secara langsung.
Blog ini menjadi tempat saya menyimpan cerita, merapikan pikiran, dan sesekali kembali pada hal-hal yang mungkin pernah saya lupakan. Kadang saya menulis untuk mengingat, kadang untuk memahami, dan kadang hanya untuk memastikan bahwa sebuah momen pernah benar-benar terjadi. Tidak semua tulisan di sini sempurna, dan mungkin memang tidak perlu. Yang penting, ia jujur pada saat ditulis.
Jika ada tulisan yang terasa dekat, mungkin karena kita pernah berada di cerita yang tidak jauh berbeda. Dan kalau kamu punya ide, sudut pandang, atau hal lain yang ingin dibicarakan, selalu ada ruang untuk itu di sini.
Sekali lagi, selamat datang. Dan semoga betah



















Yang Tersisa
Apa yang tertulis di sini hanyalah sebagian dari diri saya. Selebihnya berjalan seperti biasa, tanpa banyak dijelaskan.
Selalu ada yang tersisa, dan selalu ada yang berubah. Dan mungkin, itu sudah cukup.
