Skip to main contentScroll Top
Isi Kepala
Category Title
Isi Kepala
LiburanNanti

06 Mar: Liburan Nanti

“Sudah ngajuin cuti?” Bulan ketiga di tahun ini. Sudah waktunya mempersiapkan segala sesuatu untuk menepikan sejenak rutinitas demi membagi waktu untuk Si Kecil yang akan berulang tahun di bulan depan. Setidaknya, itulah yang biasa kami lakukan di tiga tahun terakhir ini. “Sudah. Kamu, sudah?” pertanyaan itu kembali padaku. Aku menggeleng, menunggu momen yang pas, kataku kemudian. Rencananya memang di minggu-minggu ini aku baru berencana mengajukan cuti. Birokrasi pengajuan cuti di tempatku bekerja memang tidak terlalu sulit. Namun, mengingat kekosongan beberapa posisi di divisi tempatku bertugas, aku harus memutar otak untuk alasan cuti yang masuk akal.

PadaSebuahKereta

19 Feb: Pada Sebuah Kereta

Hilir mudik para penumpang tampak tidak terlalu padat di Stasiun Barcelona Sants ketika aku tiba. Entah karena ini bukan akhir pekan atau memang aku tiba di waktu dimana banyak orang sedang menyantap makan siang atau mungkin siesta sebelum kembali beraktivitas. Belum tepat pukul 1 siang ketika aku memutuskan mendaratkan tubuhku di deretan bangku kosong berwarna gelap seraya menunggu kereta ku datang. Penutup kepala yang terdapat pada bagian belakang jaket segera kuturunkan. Situasi di sekitar, aku rasa, cukup kondusif untuk aku bisa menunggu dengan tenang tanpa dikenali. Bukan soal aku yang ogah dan malas melayani penggemar, namun hari ini aku hanya…

Penulis-Murahan

03 Nov: Penulis Murah(an)

Beberapa waktu yang lalu, di twitter, saya mengunggah tangkapan layar dari sebuah situs penyedia jasa kerja yang salah satunya adalah jasa menulis lepas. Beberapa orang teman yang memiliki minat sama dalam menulis memberikan respon untuk tangkapan layar yang saya unggah tersebut. Responnya mayoritas negatif. Saya menebak, mereka boleh jadi mengerenyitkan dahi ketika melihatnya. “Ini apa!?” Mungkin itu yang ada di benak mereka. Tambahkan tanda seru dan tanda tanya sekaligus jika diperlukan. Seratus biji. Bagaimana tidak, tangkapan layar itu menunjukan sebuah lowongan pekerjaan tulis lepas yang berisi persyaratan luar biasa njlimet dengan bayaran yang memprihatinkan. Rp 170.000 untuk 10 artikel. Sekali…

Cinta-Seorang-Hina

17 Oct: Cinta Seorang Hina

Tak pernah ada yang dapat mengalahkan gempitanya pasar yang bertransaksi. Suara ibu menawar yang lantang hanya dapat dikalahkan oleh suara ibu yang lain yang menolak tawaran. Sebuah negosiasi yang disepakati dengan tanda jadi. Abang-abang yang menjaja barang tak sudi kalah dalam riuh rendah. Ia mencoba menarik hati ibu lain yang masih menimbang-nimbang hendak makan apa nanti malam. Sekali dua mereka saling bercerita, menjadi mitra terbaik bagi para ibu untuk mengumbar dosa melalui kata. Aku memperhatikannya, dengan satu buah gitar tua di tangan, yang terbengkalai tanpa guna. Aku berbalik arah, langkahku gontai, tak sanggup mengalahkan keramaian pasar. Di belakang, para pedagang…

Kategori Blog

12 Oct: Kategori Blog

Terkadang saya bingung ketika seorang atau beberapa teman menanyai saya tentang kategori blog yang saya miliki. Hal ini juga yang, terkadang, membuat saya bingung ketika mengisi formulir yang memiliki kaitan dengan dunia tulis digital di mana lah entah. Administrasi yang kerap merepotkan, namun tetap harus dilakukan. Di waktu saya sedang kesepian, di salah satu sudut ruangan di belakang rumah, dengan bau yang tak terendus, saya sempat memikirkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu. Tidak penting, sih, tapi tetap harus saya lakukan. Agar kelak, ketika saya menemukan jawabannya bisa saya tuangkan ke dalam tulisan. Dan jika ada lagi yang bertanya, tautan tulisan itu…