Skip to main contentScroll Top
footprints-in-the-sand,-beach-151885 -pictures dot 4ever dot eu

04 Apr: Proses 2.0

Jika kelak saya memiliki karir yang baik dalam dunia kepenulisan. Saya akan menandai tahun dua ribu enam belas sebagai awal mula saya belajar menulis. Lalu apa yang terjadi dengan tulisan-tulisan saya sebelum itu? Jika Anda pernah membacanya lalu ingin meludahi tulisan-tulisan lama saya. Mari, saya akan dengan senang menemani Anda. Apakah berarti saya tidak menghargai tulisan saya sendiri? Bukan. Justru sebaliknya, saya ketika itu benar-benar tidak pernah menghargai apa yang namanya belajar. Proses. Oleh karena itu saya jauh sekali dari pantas untuk disebut sebagai penulis. Namun, apabila Anda sekarang ini, pada tulisan-tulisan saya yang baru, masih ingin meludahinya. Sebentar dulu,…

20170228_102336

28 Feb: Goodbye, Mojok

Bangsat betul hari ini. Sudah terlambat datang kantor kesekian kalinya akibat jalanan yang tidak bersahabat ditambah pula dengan ulah Puthut EA melalui laman facebooknya yang menjelaskan bahwa Mojokdotco, salah satu situs gacoan anak kekinian, akan segera purnakarya. Saya bingung tapi tidak sendirian. Maka kemudian yang terjadi adalah, di twitter, para fans dan haters merespon maklumat Puthut itu tadi dengan cara yang memesona: #goodbyemojok menjadi trending topic di seantero nusantara. Isinya? Sebagian besar menyayangkan keputusan Sang Kepala Suku yang, bagaimanapun, membuat kita-kita ini kekurangan bacaan yang apalah-apalah. Sulit sekali menemukan media yang mampu mengawinkan batu akik dengan pledoi kaum tuna asmara,…

KumpulBlogger

04 Feb: (Mencoba) Berkumpul Bersama Penulis

Pepatah bijak mengatakan : pribadi kita sangat bergantung kepada lingkungan tempat kita banyak berinteraksi. Entahlah seperti apa tepatnya pepatah itu diucapkan. Tapi satu yang patut kiranya untuk digaris bawahi, dan saya teramat setuju olehnya, adalah betul bahwa lingkungan, lingkaran pertemanan yang kita miliki amat sangat memengaruhi kehidupan keseharian kita. Pernah kita dengar sebuah wacana jika kita sering bergaul dengan penjual parfum, wangi parfum tersebut akan juga melekat pada kita. Atau jika kita sering bergaul dengan orang pintar, boleh jadi akan banyak ilmu bermanfaat yang bisa kita terima. Lalu, apa yang terjadi jika kita, atau saya, bergaul dengan banyak sekali penulis?

lonely_child-wallpaper-wesharepics-dot-com

28 Nov: Anak-anak Itu

Semenjak saya menjadi seorang ayah, dan kemudian karena satu dan lain hal menyebabkan saya dan anak harus berjauhan, membuat saya menjadi sangat begitu sensitif setiap kali mendengar, melihat atau bahkan terlibat dalam urusan yang melibatkan anak kecil. Seperti misalnya, saya akan bahagia luar biasa mendengar suara gelak tawa seorang anak kecil ketika di dalam bus saat perjalanan pulang ke rumah. Atau sebaliknya, menjadi sedih luar biasa ketika di perjalanan itu melihat seorang anak kecil yang menangis karena alasan apapun. Dan dalam bentuk apapun keterlibatan itu, satu yang pasti, akan membawa saya ke dalam kerinduan yang luar biasa hebat pada sang…

howto

24 Oct: Tutorial Jika Tidak Memiliki Materi Tutorial

Dalam ranah tulis digital terdapat sebuah mitos menggelikan, bahwasanya untuk lebih diperhatikan oleh Sang Dewa digital kita mesti menjadi penulis yang bermanfaat bagi penulis lain. Misalnya menulis jawaban tugas-tugas mata kuliah lengkap dengan landasan teori, keterangan, penjelasan ilmiah serta daftar pustaka. Atau di waktu lain, membagikan informasi lomba, informasi pekerjaan, atau malah Anda sendiri yang membuat lomba dan memberi pekerjaan untuk para penulis lain. Tapi, manfaat tidak melulu tentang tetek bengek seperti itu. Untuk menjadi bermanfaat Anda bisa dengan mudah melakukannya tanpa harus kuliah, tanpa harus membuat lomba atau memberi pekerjaan. Dengan begitu, penulis kere seperti saya pun sah-sah saja…

footprint

19 Oct: Proses

Ketika pertama kali saya memutuskan untuk menulis pada media digital. Sungguh saya hanya ingin menulis, membagikannya, dan jika beruntung, ada yang membacanya. Tak lebih dari itu. Peduli setan dengan jumlah pengunjung,  jumlah komentar, atau apapunlah yang semacam itu. Saya menulis, sesekali saya berbagi, jika ada yang membacanya, syukur, jikapun tidak, ya sudah. Oleh karena itu saya sama sekali tidak merasa perlu untuk mempercantik tampilan blog saya ini demi kenyamanan mata para pembaca. Atau memerhatikan kaidah penulisan? atau tata letaknya? Masa bodoh. Saya yang menulis, saya pemilik blog ini. Jika tampilan blog ini buruk, jika tulisan pada blog ini sangat berantakan,…