Related Posts

“A hero can be anyone, even a man doing something as simple and reassuring as putting a coat on a young boy’s shoulders to let him know that the world hadn’t ended” Pahlawan bisa menjadi siapa saja, begitu yang diucapkan Christian Bale ketika memerankan Bruce Wayne dalam film The Dark Knight Rises. Pahlawan bukan hanya orang yang mampu menjaga apa yang dia cintai, apa yang ingin dijaga, tetapi pahlawan adalah orang yang mampu menggugah orang lain untuk melakukan hal yang sama, berjuang untuk apa yang dia cintai. Saya mencoba mengingat tiap tiap scene dalam film The Dark Knight Rises tersebut,…

Buenos dias, Senor! Bagaimana akhir pekan anda kemarin? Anda pasti sudah lebih tenang dan lega selepas pulang dari Estadio Olimpico Atahualpa di Ekuador. Negara kelahiran anda termasuk saya, akhirnya berhasil mengamankan satu tempat di Piala Dunia 2018.

Hernan Jorge Crespo 5 July 1975 Florida, Argentina “Valdanito” Career Statistics : 1993 – 1996 : River Plate 1996 – 2000 : AC Parma 2000 – 2002 : SS Lazio 2002-2003 : FC Internazionale 2003 – 2004 : Chelsea FC 2004 – 2005 : AC Milan (On Loan) 2005 – 2006 : Chelsea FC 2006 – 2008 : FC Internazionale (On Loan) 2008 – 2009 : FC Internazionale 2009 – 2010 : Genoa CFC 2010 – 2012 : AC Parma …………………. #isengisengwallpaper
“Derby Milan dinihari itu sesungguhnya adalah perang taktik kedua pelatih meski akhirnya harus mengorbankan esensi dari keindahan sepakbola” Ketika Walter Mazzari tetap menurunkan formasi 3 bek andalan nya di Derby Milano lalu, saya seketika berfikir bahwa mungkin sepanjang laga saya akan terus menerus di buat tegang sekaligus penasaran apa yang akan terjadi di laga akhir tahun itu. Terlebih lagi, Allegri menurunkan formasi pohon Natal yang sangat mungkin menjadi anti teori dari formasi Mazzari. Babak pertama resmi menjadi milik sang kakak dengan dominasi luar biasa yang mungkin bisa membuat Abbiati mengambil gadget lalu browsing ke google untuk melihat lagi kiprah terbuang…

Kursi kayu sederhana aku duduki saat tulisan ini aku rangkai. Jika biasanya aku mengetik buah pikiran ku dengan komputer, kali ini aku memilih menulis dengan tangan ku sendiri. Cerutu yang sedari tadi ku nikmati tetap menyala di iringi hembusan angin pedalaman hutan Chiapas. Entah sudah horchata gelas ke berapa ku tenggak demi kesegaran di tenggorokanku. Tidak ada belitan amunisi laras panjang AK-47 otomatis di leher ku dan ketiadaan pasukan pengawal di sekitarku menandakan aku sedang duduk nyaman di tempat aman ketika menulis ini, termasuk ketika aku memutuskan melepas balaclava favorit ku untuk sejenak. Ini bulan ke 8 yang berarti bulan…

Saya sedang merasa puas luar biasa. Pasalnya, sudah lama sekali, sejauh yang saya ingat, saya mampu mengkhatamkan satu pertandingan penuh laga yang dilakoni tim sepakbola favorit saya. Iya, di layar kaca tentu saja. Di akhir pekan kemarin saya berhasil menghabiskan sembilan puluh menit penuh melihat mereka berjibaku di tengah lapang meluluhlantahkan musuh bebuyutannya. Beberapa waktu yang banyak, saya memang kerap alfa dalam memberi dukungan maya. Jangankan satu laga penuh atau separuhnya, bahkan bisa dikatakan saya absen menonton di hampir seluruh laga yang mereka mainkan.










