Sudah satu minggu semenjak nusantara dihebohkan oleh berita kecelakaan lalu lintas yang melibatkan salah satu seorang pejabat tinggi negeri. Berita kemudian berkembang dengan pelbagai bumbu yang mewarnainya. Beberapa orang melihat anomali dalam kasus kecelakaan tersebut. Setelah foto-foto dari TKP diperlihatkan kepada publik, berbagai analisis muncul. Sebagian menganalisis berdasarkan sudut pandang keilmuan tentang kecepatan, tumbukan yang terjadi antara benda yang statis dan dinamis. Sebagian lagi menganalisis dengan logika seadanya. Asal sekadar cukup untuk memadu padankan hubungan antara mobil, tiang dan benjol.
“Bro, ayo siap-siap. Tenggo, kan?” aku melihat jarum panjang pada jam tangan yang kukenakan, menepuk dahi, lalu menjawab pertanyaan temanku tadi dengan sebuah tatapan heran. Astaga, ini baru jam empat lewat lima puluh lima menit, dan kau sudah siap untuk pulang? Aku memerhatikan kembali layar monitor, memeriksa beberapa file yang masih terbuka. Sepuluh menit waktu yang aku habiskan untuk memastikan semua pekerjaan hari ini benar-benar telah selesai. Sempurna, tak ada hutang pekerjaan untuk besok pagi. Aku mengangguk, “sip, sudah selesai. Kau tak keberatan menunggu tiga sampai lima menit, kan?” kali ini giliran aku yang bertanya. Sigit, teman yang aku tanya mengerenyitkan…
Kereta api yang dijadwalkan datang jam satu siang ini masih belum jelas kabar beritanya, sedangkan Bandung sedang begitu menyebalkan –panas luar biasa. Ayolah, itu sudah cukup untuk merusak mood siapa saja yang sekarang ada di stasiun, jangan lupakan aku yang ada didalamnya. Banyak yang dilakukan orang-orang untuk mengusir rasa bosannya, lihatlah bapak tua itu yang sedari tadi mengutuk PJKA perihal keterlambatan kereta itu tadi, ada juga sekelompok ibu yang sedang asik bercerita tentang entahlah apa, atau gerombolan pemuda nanggung yang sedang asik bermain kartu. Sedangkan aku, ditemani headphone besar yang merusak tatanan rambut yang kubelah ditengah. Siang itu, untuk melepas penat aku…
Setelah menunggu hampir dua minggu lamanya, lelaki itu telah mendapatkan jawaban. Telepon genggam yang selama ini selalu menemani segala aktivitasnya dimanapun dia berada telah menemui akhirnya, mati total tak bisa diperbaiki. Bisa sebetulnya, hanya saja biaya perbaikannya luar biasa. Hampir menyentuh harga telepon genggam baru di pasaran. Ia terduduk lesu di ruang tunggu service centre mukanya sungguh tak sedap dipandang. Ia tampak kebingungan menimbang-nimbang lama sekali, menghitung sisa tabungannya yang mulai menipis. Ia melakukan panggilan suara menghubungi istrinya untuk meminta izin. “Bunda, boleh ayah beli hp ??” tak ada kalimat pembuka basa-basi. Ia lalu menjelaskan secara detail keadaan telepon genggamnya yang dalam dua…
Kawan, hentikan sejenak segala aktivitasmu. Simpan sebentar pena, buku catatan dan perangkat genggam yang sedang kau pegang sekarang. Tenang saja tidak akan lama dan bila kau mudah bosan silakan ambil secangkir kopi panas untuk menemani beberapa belas menit kedepan atau segelas susu?? Terserahlah, tergantung selera kau. Karena sekarang ini aku sedang ingin menceritakan sebuah kisah dari jauh di negeri sana, dari tempat yang tenang nan menyenangkan. Ini tentang aku dari sudut sempit Bojonegoro ditemani dengan satu dua hisapan tembakau virginia, kualitas terbaik yang pernah ada. Jika diperbolehkan, aku ingin bertanya. Kapan terakhir kali kau bermain mendekati sungai ?? Bukankah membosankan sekali jika setiap harinya terus-terusan…
Ketika saat itu saya memutuskan untuk membuat sebuah clothing line yang pertama kali saya lakukan adalah membuat banyak sekali design tshirt, alasannya sederhana saja : saya tidak terlalu suka menggunakan model pakaian yang populer yang sama dengan orang kebanyakan dan karena tshirt adalah pendamping gaya hidup paling murah dan paling banyak diminati dibandingkan product fashion lainnya. Tetapi ternyata sebagaimanapun saya menjadi hipster diranah para pengguna tshirt saya akan tetap mengajak 23 orang lainnya untuk menggunakan model yang sama. Karena demi efisiensi modal dan bahan baku untuk setiap design setidaknya saya harus membuat 2 lusin tshirt. Menjadi kesulitan ketika saya mendapatkan…