Skip to main contentScroll Top
Isi Kepala
Category Title
Isi Kepala
footprints-in-the-sand,-beach-151885 -pictures dot 4ever dot eu

04 Apr: Proses 2.0

Jika kelak saya memiliki karir yang baik dalam dunia kepenulisan. Saya akan menandai tahun dua ribu enam belas sebagai awal mula saya belajar menulis. Lalu apa yang terjadi dengan tulisan-tulisan saya sebelum itu? Jika Anda pernah membacanya lalu ingin meludahi tulisan-tulisan lama saya. Mari, saya akan dengan senang menemani Anda. Apakah berarti saya tidak menghargai tulisan saya sendiri? Bukan. Justru sebaliknya, saya ketika itu benar-benar tidak pernah menghargai apa yang namanya belajar. Proses. Oleh karena itu saya jauh sekali dari pantas untuk disebut sebagai penulis. Namun, apabila Anda sekarang ini, pada tulisan-tulisan saya yang baru, masih ingin meludahinya. Sebentar dulu,…

Puppy Wallpaperscraft dot com

28 Mar: Si Anjing yang Memaafkan

Matahari sudah bersiap untuk pulang, cahayanya tak lagi hangat, digantikan senja yang begitu memesona. Di suatu bukit yang ribut terlihat seekor anjing liar kecil yang melangkah gontai, dengan kepala tertunduk berjalan dengan ekor menyentuh tanah, tak ada semangat barang sedikitpun. Seolah segala beban dalam kehidupan anjing sedang ia pegang.  Pada waktu yang berkelebat Si Anjing kecil kini tertelungkup di sebuah batu besar, “huh,” menghembuskan nafasnya pelan, matanya nanar memandang ke jauh entah. Pada waktu yang bersamaan, diiringi matahari yang undur diri, Ibu Si Anjing kecil datang menenangkan seperti bagaimana biasa yang dilakukan oleh ibu dalam kategori dunia manapun, “Oi, kenapa…

MassimoMoratti

09 Mar: … With Sugar Daddy

Siang hari, 8 Maret 2017. Langkah ku tepat di belakang asisten rumah tangga yang tadi membukakan pintu lalu kemudian mempersilahkanku masuk. Aku terus mengekor langkah sang asisten rumah tangga tersebut hingga ke sebuah ruang yang di dominasi rak buku berwarna coklat tua dengan deretan buku yang tergolong banyak. Sesaat setelah menyiapkan dua buah kursi yang dipisahkan dengan sebuah meja yang berbentuk artistik, sang asisten rumah tangga itu meninggalkanku menunggu dengannyaman orang yang memang ingin ku temui hari ini. Seseorang yang memiliki hunian mewah nan asri di Forte dei Marmi ini, jelas bukan sosok yang biasa biasa saja. Sudah sejak lama…

20170228_102336

28 Feb: Goodbye, Mojok

Bangsat betul hari ini. Sudah terlambat datang kantor kesekian kalinya akibat jalanan yang tidak bersahabat ditambah pula dengan ulah Puthut EA melalui laman facebooknya yang menjelaskan bahwa Mojokdotco, salah satu situs gacoan anak kekinian, akan segera purnakarya. Saya bingung tapi tidak sendirian. Maka kemudian yang terjadi adalah, di twitter, para fans dan haters merespon maklumat Puthut itu tadi dengan cara yang memesona: #goodbyemojok menjadi trending topic di seantero nusantara. Isinya? Sebagian besar menyayangkan keputusan Sang Kepala Suku yang, bagaimanapun, membuat kita-kita ini kekurangan bacaan yang apalah-apalah. Sulit sekali menemukan media yang mampu mengawinkan batu akik dengan pledoi kaum tuna asmara,…

disparitas

10 Feb: Disparitas dan Isi Kepala Suami Idaman

Hal yang paling mengusik hari-hari manusia adalah berpikir. Ketika hendak bepergian, kita berpikir tentang tujuan, rute, transportasi, dan biaya. Atau ketika ingin makan pun kita juga memikirkan soal jenis makanan, rasa, porsi, dan biaya. Bahkan hal sederhana seperti ngupil juga berangkat dari pertimbangan waktu, tempat, dan metode pencukilan upil itu sendiri. Berpikir itu sendiri merupakan aktivitas yang menyatukan ide-ide menjadi keputusan. Kita menyatukan ide “lampu merah” dan ide “berhenti” menjadi keputusan untuk menghentikan laju kendaraan saat lampu merah menyala. Nilai proposisi di sini hanya dua, benar atau salah. Keputusan berhenti saat lampu merah menyala adalah benar. Sedangkan menerabas lampu merah…

KumpulBlogger

04 Feb: (Mencoba) Berkumpul Bersama Penulis

Pepatah bijak mengatakan : pribadi kita sangat bergantung kepada lingkungan tempat kita banyak berinteraksi. Entahlah seperti apa tepatnya pepatah itu diucapkan. Tapi satu yang patut kiranya untuk digaris bawahi, dan saya teramat setuju olehnya, adalah betul bahwa lingkungan, lingkaran pertemanan yang kita miliki amat sangat memengaruhi kehidupan keseharian kita. Pernah kita dengar sebuah wacana jika kita sering bergaul dengan penjual parfum, wangi parfum tersebut akan juga melekat pada kita. Atau jika kita sering bergaul dengan orang pintar, boleh jadi akan banyak ilmu bermanfaat yang bisa kita terima. Lalu, apa yang terjadi jika kita, atau saya, bergaul dengan banyak sekali penulis?