Selayang Buku
Sebenarnya, apakah itu perasaan? Keinginan? Rasa memiliki? Rasa sakit, gelisah, sesak, tidak bisa tidur, kerinduan, kebencian? Bukankah dengan berlalunya waktu semuanya seperti gelas kosong yang berdebu, begitu-begitu saja, tidak istimewa. Malah lucu serta gemas saat dikenang.
Sebenarnya, siapakah yang selalu pantas kita sayangi? Apakah itu arti ‘kesempatan’? Apakah itu makna ‘keputusan’? Bagaimana mungkin kita terkadang menyesal karena sebuah ‘keputusan’ atas sepucuk ‘kesempatan’?
Sebenarnya, dalam hidup ini, ada banyak sekali pertanyaan tentang perasaan yang tidak pernah terjawab. Sayangnya, novel ini juga tidak bisa memberikan jawaban pasti atas pertanyaan-pertanyaan itu. Novel ini ditulis untuk menyediakan pengertian yang berbeda. Semoga setelah membacanya, kita akan memiliki satu ruang kecil yang baru di hati, mari kita sebut dengan kamar ‘pemahaman yang baru’.
Cerita berpusat pada Tegar dan Rosie, dua tokoh yang memiliki hubungan panjang sejak masa muda. Kehidupan mereka berkembang melalui pertemuan, perpisahan, dan berbagai peristiwa yang membentuk perjalanan masing-masing.
Sebuah kejadian besar kemudian mengubah arah hidup mereka secara drastis. Dari titik tersebut, cerita bergerak pada upaya untuk memahami masa lalu dan menghadapi kenyataan yang ada.
Melalui kilas balik dan perkembangan waktu, pembaca diajak melihat bagaimana hubungan mereka terbentuk dan berubah.
Novel ini membangun emosi melalui kenangan, kehilangan, dan keputusan yang harus diambil.
Dengan alur yang mengalir, cerita ini menghadirkan kisah tentang cinta yang tidak selalu sederhana, namun tetap meninggalkan jejak yang panjang
| Penulis | Tere Liye |
|---|---|
| Penerbit | Gramedia Pustaka Utama |
| Jumlah Halaman | 426 |
| Seri | – |
| Bagian | – |
| Tahun Rilis | 2008 |
| Status Baca | Selesai. Berulang |








Reviews
There are no reviews yet.