Selayang Buku
Mengisahkan kisah cinta serta perjuangan hidup Lail. Saat usianya baru menginjak 13 tahun, Lail menjadi seorang yatim piatu akibat ayah dan ibu Lail yang terkena letusan Gunung Api Purba dan gempa yang membuat kota tempat mereka tinggal hancur. Lail yang pada saat itu juga termasuk korban bencana berhasil diselamatkan oleh anak laki-laki bernama Esok. Lail dan Esok akhirnya menjadi sepasang yang tak terpisahkan sampai akhirnya mereka harus berpisah karena tempat pengungsian yang mereka tinggali tutup. Lail akhirnya menetap di sebuah panti sosial dan Esok diangkat menjadi anak salah satu keluarga.
Mereka menjalani kehidupannya masing-masing. Pertemuan mereka untuk melepas rindu dilakukan rutin sebulan sekali meski akhirnya jadwal pertemuan harus diubah akibat Esok yang harus meneruskan pendidikan di Ibu Kota. Pertemuan mereka berubah menjadi setiap Esok berlibur semester. Frekuensi pertemuan keduanya semakin jarang.
HUJAN berkisah tentang persahabatan, tentang cinta, tentang perpisahan, tentang melupakan, dan tentang hujan.
Cerita berpusat pada Lail, seorang perempuan yang hidup di masa depan setelah dunia mengalami berbagai bencana besar. Dalam dunia yang telah berubah, teknologi berkembang pesat, termasuk kemampuan untuk menghapus ingatan manusia.
Melalui sesi terapi, Lail mulai menelusuri kembali kenangan-kenangan penting dalam hidupnya, termasuk hubungan dengan seseorang yang pernah sangat berarti.
Alur cerita bergerak melalui ingatan tersebut, membuka kembali peristiwa demi peristiwa yang membentuk dirinya.
Di tengah perkembangan teknologi, novel ini justru menyoroti sisi paling manusiawi: rasa kehilangan, cinta, dan pilihan untuk mengingat atau melupakan.
Cerita berkembang sebagai refleksi tentang bagaimana kenangan membentuk identitas seseorang.
| Penulis | Tere Liye |
|---|---|
| Penerbit | Gramedia Pustaka Utama |
| Jumlah Halaman | 320 |
| Seri | – |
| Bagian | – |
| Tahun Rilis | 2016 |
| Status Baca | Selesai dibaca |








Reviews
There are no reviews yet.