Skip to main contentScroll Top

Rumah Kaca

Selayang Buku

Rumah Kaca menjadi penutup Tetralogi Buru dengan perspektif yang berubah tajam. Jika tiga buku sebelumnya mengikuti Minke dari dekat, novel ini justru melihatnya dari mata kekuasaan.

Perubahan sudut pandang ini membuat cerita terasa lebih dingin, lebih politis, dan lebih tajam dalam membaca cara sebuah sistem bekerja.

Share:
Sinopsis
Lembar Data
Ulasan
Sinopsis

Novel ini berpusat pada Pangemanann, aparat kolonial yang bertugas mengawasi pergerakan dan pengaruh Minke.

Dari sudut pandangnya, pembaca melihat bagaimana kekuasaan bekerja melalui pengawasan, pencatatan, dan kontrol atas pikiran masyarakat.

Cerita bergerak melalui strategi politik, ketakutan negara kolonial terhadap ide-ide perubahan, serta bagaimana seorang individu dapat menjadi ancaman hanya karena gagasannya.

Melalui perspektif ini, Pramoedya menghadirkan lapisan baru tentang kekuasaan dan paranoia.

Sebagai penutup, Rumah Kaca merangkum perjalanan panjang tetralogi dengan nada yang lebih kontemplatif dan getir.

Lembar Data
Penulis

Pramoedya Ananta Toer

Penerbit

Lentera Dipantara

Jumlah Halaman

760

Seri

Tetralogi Buru

Bagian

Bagian 4

Tahun Rilis

1988

Status Baca

Belum dibaca

Ulasan

Reviews

There are no reviews yet.

Add a review

Item added to cart View Cart Checkout
Item added to wishlist View Wishlist
Item removed from wishlist