Selayang Buku
Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan merupakan sebuah novel yang memadukan sejarah, realisme magis, tragedi keluarga, dan satire sosial dalam satu lanskap cerita yang luas. Berlatar sebuah kota fiktif bernama Halimunda, novel ini menghadirkan perjalanan lintas generasi yang bergerak di antara cinta, kekerasan, kutukan, dan warisan luka yang terus menurun.
Melalui gaya bertutur yang kaya dan penuh lapisan, Eka membangun dunia yang terasa ganjil namun sangat manusiawi. Novel ini tidak hanya berkisah tentang satu tokoh, melainkan tentang sebuah keluarga dan masyarakat yang hidup di bawah bayang-bayang sejarah.
Sebagai salah satu karya paling ikonik dalam sastra Indonesia modern, buku ini sering disebut sebagai salah satu pintu masuk terbaik untuk mengenal gaya penceritaan Eka Kurniawan.
Cerita bermula ketika Dewi Ayu, seorang perempuan yang telah meninggal selama puluhan tahun, bangkit kembali dari kuburnya. Dari titik inilah novel bergerak mundur dan maju, menelusuri sejarah hidupnya beserta keturunannya di kota Halimunda.
Melalui perjalanan Dewi Ayu, pembaca dibawa menyusuri masa kolonial, pendudukan Jepang, pergolakan politik, hingga kekerasan sosial yang membentuk kehidupan masyarakat. Setiap generasi dalam keluarganya membawa luka, trauma, dan kisah cinta yang tak pernah benar-benar selesai.
Tokoh-tokoh di dalam novel hadir dengan karakter yang kuat dan berlapis, mulai dari Dewi Ayu, anak-anaknya, hingga berbagai sosok yang hidup di sekitar mereka. Setiap kisah pribadi berkelindan dengan sejarah yang lebih besar.
Dengan perpaduan realisme magis, humor gelap, dan kritik sosial, Cantik Itu Luka menjadi kisah tentang manusia, tubuh, sejarah, dan bagaimana luka sering kali diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Novel ini menghadirkan pengalaman membaca yang padat, luas, dan meninggalkan kesan panjang setelah halaman terakhir.
| Penulis | Eka Kurniawan |
|---|---|
| Penerbit | Gramedia Pustaka Utama |
| Jumlah Halaman | 504 |
| Seri | – |
| Bagian | – |
| Tahun Rilis | 2002 |
| Status Baca | Selesai dibaca |








Reviews
There are no reviews yet.