Selayang Buku
Di balik pertunjukan sirkus monyet dan siksaan tanpa akhir, seekor monyet belajar untuk menjadi manusia. Ia percaya cinta menunggunya di sana, dalam wujud Kaisar Dangdut. Cinta pula yang membuat seorang polisi meninggalkan rumah. Apakah ia percaya bahwa cinta sejati bisa dibuktikan dengan terjun ke sungai yang akan mengubahnya menjadi ikan? Hidup mereka berbelit dengan seekor anjing, kakatua, ular sanca, lelaki buta, sepasang pemulung, dan kaleng sarden, dalam fabel tentang mimpi serta kebengisan hidup.
“Percuma kau punya ladang atau sawah, cepat atau lambat negara akan merampasnya darimu. Juga rumah. Juga tanah. Bahkan negara bisa mengambil paksa suamimu kapan pun mereka mau.”
Novel ini mengikuti perjalanan O, seekor monyet betina yang hidup bersama kelompoknya dan memiliki hasrat untuk memahami dunia manusia.
Melalui kisah O, pembaca dibawa menyusuri kehidupan pinggiran kota, jalanan, kelompok manusia, dan berbagai situasi yang terasa absurd namun dekat dengan realitas sosial.
Cerita berkembang sebagai alegori tentang kebebasan, identitas, dan keinginan untuk menjadi sesuatu yang lain.
Dengan gaya yang satir dan kadang surealis, novel ini memperlihatkan bagaimana manusia dan hewan dapat menjadi cermin satu sama lain.
O menjadi salah satu karya Eka yang paling unik dalam bentuk maupun gagasannya.
| Penulis | Eka Kurniawan |
|---|---|
| Penerbit | Gramedia Pustaka Utama |
| Jumlah Halaman | 472 |
| Seri | – |
| Bagian | – |
| Tahun Rilis | 2016 |
| Status Baca | Selesai dibaca |








Reviews
There are no reviews yet.