Related Posts

Entah kenapa, saya adalah salah satu orang yang sejak dulu agak anti mendengar sebuah kata berbunyi “nasionalisme”. Nasionalisme bagi saya pribadi, saya masukan dalam daftar kata yang bersifat absurd. Secara etimologi, Nasionalisme yang berasal dari kata “nasional” dan “isme” adalah suatu paham kebangsaan yang mempunyai makna kesadaran dan semangat cinta tanah air, memiliki kebanggaan sebagai bangsa atau memelihara kehormatan bangsa, memiliki rasa solidaritas terhadap musibah dan kekurangberuntungan saudara setanah air, sebangsa dan senegara, persatuan dan kesatuan. Anda mampu langsung menghapal nya setelah membaca satu kali? Saya membaca sudah berkali kali dan tak kunjung hapal. Lebih tepatnya, saya memang tak ingin…
“Selain kontroversi yang selalu menaungi dirinya, Mourinho juga salah satu pelatih yang terkenal nakal dan humoris. Lihatlah bagaimana luapan ekspresinya ketika klub yang ditanganinya berhasil mencetak gol” Sebelumnya saya mengucapkan selamat kepada fans Chelsea dimanapun kalian berada atas kembalinya Mourinho ke Stamford Bridge. Mungkin Chelsea adalah klub paling beruntung di dunia, selain memiliki bos tajir, kembalinya Mourinho juga menjadi faktor mengapa saat ini fans Chelsea lebih suka memasang tagar #KTBFFH di segala akun media sosial dibanding “wasitnya kampret”, “kita kalah karena wasit” dan lain sebagainya. Kemenangan atas Manchester City dan Arsenal dalam dua derby terakhir yang dilakoni Chelsea juga mempertegas…

iseng

#isengisengwallpaper
“bahkan sebagian dari mereka rela memasukkannya sebagai pengeluaran wajib bulanan” Jadi kemarin saya ngeliat suatu di thread di salah satu forum terbesar di Indonesia, judulnya menarik “Perlu ga sih beli jersey original?” -pertanyaan yang sama dari saya, beberapa tahun silam- dan bisa ditebak terjadi diskusi sehat yang lumayan panjang di thread tersebut. Kenapa saya katakan diskusi sehat ?? Si pembuat thread menjawab pertanyaan tadi dengan sebuah cerita dan analogi, tidak ada kalimat yang memaksakan atau memojokan pihak lain. dan menyetujui SEMUA jawaban dari pertanyaan itu sembari menyisipkan 1-2 kalimat “pencucian otak”. Karena biasanya, bahasan tentang jersey ori vs jersey kw…
Di sebuah buku berjudul Fever Pitch, Nick Hornby sang penulis menggambarkan bahwa ketika kita mencintai sepakbola, itu sama hal nya seperti kita mencintai seorang manusia lawan jenis kita tanpa pernah mempedulikan berbagai kemungkinan sakit hati yang menunggu kita di akhir cerita. Ketika seseorang memutuskan untuk melabeli diri mereka dengan label penggila sepakbola, secara tidak langsung seseorang tersebut harus siap menerima segala resiko suka ataupun duka dari yang terjadi di dunia sepakbola. Seorang penggemar sepakbola akan mengalami suatu sisi emosional tingkat tinggi atas apa yang di cintai nya. Antusiasme, optimisme, euforia seperti berada di satu sisi yang saling membelakangi dengan skeptis,…
Senja di penghujung November, adalah rutinitas kami duduk di teras menghabiskan waktu dengan secangkir kopi untukku, dan segelas susu atau teh manis untuk dia – tentu saja, anak sekecil itu belum aku izinkan untuk terkontaminasi kafein kopi. Tak lama ibunya datang menyuguhkan pisang goreng kesukaan Daffa, nama anak itu, lengkap sudah amunisi kami untuk membunuh waktu, setidaknya sampai matahari benar benar tenggelam nanti. “Ini obrolan lelaki, Bunda” Daffa dengan sopan tapi tegas menolak permintaan ibunya untuk ikut bergabung. “Kali ini tentang apa, nak??” aku mengeluarkan kalimat pembuka, yang selalu sama setiap Minggunya, rasa-rasanya anak ini memiliki banyak pertanyaan berbeda tiap…

Dalam sebuah kelompok, kompetisi menjadi sebuah kelaziman. Ia akan menentukan banyak hal. Bisa saja ia membicarakan tentang siapa yang menjadi individu terbaik dalam kelompok tersebut atau tentang ajang unjuk diri demi sebuah popularitas atau secara garis besar kompetisi akan berbicara tentang siapa mengalahkan siapa. Bagaimanapun berita baik dari sebuah kompetisi adalah setiap individu yang terlibat didalamnya akan terpacu untuk berusaha menampilkan yang terbaik yang ia miliki. Dan ketika saya bergabung dalam sebuah kelompok blogger –orang yang mendedikasikan waktu luangnya untuk menulis sedikit banyak di media dalam jaringan maka hanya tinggal menunggu waktu kami akan terlibat dalam sebuah kompetisi dalam kebiasaan…








