Bayangkan saja jika Thor tanpa Mjolnir-nya, Batman tanpa Lucius Fox, Spiderman tanpa jaring laba-labanya dan Superman tanpa jubah terbangnya. Ya, tanpa semua itu para pahlawan super-fiksi ini hanyalah manusia kurang kerjaan yang kerjaannya hanya merusak dan mengganggu ketentraman kota. Atau bagaimana bila Rhoma Irama tanpa gitar-buntungnya? Ya, kita mungkin hingga detik ini tak akan pernah mendengar jargon terlaluuuuu. Jika semua tokoh diatas di korelasikan menjadi satu, apa yang terjadi? Perang dunia ke-tiga? Terpilihnya Cina sebagai negara super-power ke-tiga? Atau mata uang Poundsterling yang menjadi Rp. 4000 per 1 poundsterling. Rasional? Bisa saja.
Di sebuah buku berjudul Fever Pitch, Nick Hornby sang penulis menggambarkan bahwa ketika kita mencintai sepakbola, itu sama hal nya seperti kita mencintai seorang manusia lawan jenis kita tanpa pernah mempedulikan berbagai kemungkinan sakit hati yang menunggu kita di akhir cerita. Ketika seseorang memutuskan untuk melabeli diri mereka dengan label penggila sepakbola, secara tidak langsung seseorang tersebut harus siap menerima segala resiko suka ataupun duka dari yang terjadi di dunia sepakbola. Seorang penggemar sepakbola akan mengalami suatu sisi emosional tingkat tinggi atas apa yang di cintai nya. Antusiasme, optimisme, euforia seperti berada di satu sisi yang saling membelakangi dengan skeptis,…
Sepakbola, olahraga paling populer dunia-akhirat, tak perlu dibantah, ini kenyatannya. Lalu apa yang menarik dari sepakbola? Bola kecil ditendang kesana-kemari, padahal berapa harga sebuah bola kecil, bagikan saja masing-masing satu bola ke-22 manusia keji yang dengan egoisnya menendang bola. Mereka tak perlu lagi berlari, tendang, kotor-kotoran dan berkeringat, sederhana. Tapi sepakbola lebih daripada itu semua, sepakbola tak hanya bola kecil yang diperebutkan 22 pemain bahkan para pendukung pun tak tanggung-tanggung untuk saling membunuh demi sepakbola. Ada beberapa sebagian orang yang menganggap sepakbola adalah agama. Coba tengok ke Italia, Amerika Latin, Afrika atau Indonesia. Italia terkenal dengan ultrasnya yang anarkis. Bagi…
Buat Para Pecinta sepakbola, tentu udah ga asing sama yang namanya Jersey, dari anak kecil sampai orang tua sekarang udah banyak yang pake Jersey, Kelas jersey juga dibagi bagi, dari Match Worn sampai Kawe . Tapi ga semua orang tahu perbedaan dan klasifikasi jersey, ini sedikit gue rangkum tentang perbedaan dan kelas kelas jersey, berikut istilah istilah yang sering disebut di dunia Jersey.