Tag archive

Twitter

Pembimbing Utama

oleh

Saya yang sedang mencoba mempelajari kembali Bahasa Indonesia sempat menjadi menyebalkan ketika, dalam beberapa kasus tertentu, selalu mencoba memperbaiki bahasa orang-orang di lingkaran saya, terutama bidang tulis di situasi formal, agar sesuai dengan kaidah kebahasaan. Setidaknya dengan informasi yang saya ketahui belaka. Saya cukup sebal ketika menerima surel resmi dari rekan kerja –atau malah pihak luar dengan tanda baca yang berantakan atau menggunakan kata-kata yang biasa digunakan dalam percakapan non-formal. Lama-lama saya, yang masih bodoh, mulai memaklumi dua hal tadi. Pikir saya tidak semua orang, kan, mau atau peduli dengan kaidah kebahasaan. Jika saya sedang tidak berusaha kembali belajar, tampaknya, saya pun akan peduli setan dengan namanya kaidah berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Ribet, gan!

Tapi dibanding dua hal tadi ada satu yang lebih menyebalkan: penggunaan huruf kapital berlebihan! Lanjutkan Membaca …

Lingkaran Penulis Digital

oleh

Apa yang terjadi pada linimasa media sosial milik kita amat sangat dipengaruhi oleh lingkaran sosial tempat kita bernaung. Saya, sebagai contoh, pernah memiliki siklus linimasa yang melulu tentang sepak bola ketika saya masih aktif di sebuah komunitas pecinta salah satu klub sepak bola. Membosankan? Boleh jadi. Hampir di setiap waktu, tujuh hari dalam seminggu, apa yang berputar di dalam media sosial hanya lah tentang sepak bola. Dari mulai berita, hasil pertandingan, lelucon, atau apa pun selama bersinggungan dengan klub sepak bola tersebut. Saya lelah, tentu saja, oleh karenanya saya merasa harus mengubah atau setidaknya menambah hal-hal baru di dalam lingkaran sosial saya. Tentu saja tetap harus sesuai minat saya ketika itu. Dengan mempertimbangkan banyak hal, saya mulai mengikuti banyak sekali akun yang berhubungan dengan dunia tulis, bidang yang saya suka selain sepak bola. Dan paling mudah, menurut saya, adalah mengikuti akun-akun para penulis, dalam hal ini saya memilih mengikuti akun para penulis digital, narablog. Sudah lebih dari satu tahun semenjak saya memulainya. Lalu, apa yang terjadi kemudian? Lanjutkan Membaca …

Dunia 140 Karakter

oleh

Meski tidak terlalu banyak fitur seperti yang dimiliki media sosial lainnya. Saya selalu percaya bahwa twitter adalah media sosial terbaik. Alasannya sederhana saja, dengan sedikitnya fitur yang disediakan oleh twitter justru membuat kita bisa lebih mudah fokus untuk menyampaikan ide, gagasan, wacana atau apapunlah itu bentuknya. Dan lagi dengan keterbatasan karakter yang menjadi ciri khasnya, twitter membuat kita harus pandai mengolah kata untuk menghadirkan kesegaran di linimasa. Dan yang luar biasa dari twitter adalah, ketika ia bisa dengan cepat membuat sesuatu yang menarik atau berita yang penting atau kejadian luar biasa lainnya menjadi viral. Dewasa ini, di twitter-lah informasi cepat sekali terupdate.

Dengan kelebihannya itu, twitter menjadi media yang sangat tepat untuk kita berpromosi atau membuat personal branding di dunia digital. Cukup memaksimalkan kreativitas yang ada di kepala kita untuk membuat sebuah konten yang segar dan menarik, maka tinggal masalah waktu tweet dan akun anda akan bermain di banyak linimasa. Buktinya bisa anda lihat banyak sekali orang biasa yang menjadi luar biasa setelah mendapat gelar selebtweet karena konten-kontennya yang menarik. Saya ingin menuju kearah situ. Tujuannya untuk membuat blog ini lebih banyak dibaca. Dan untuk itu saya harus rajin-rajin promosi, agar promosi saya dilihat banyak orang saya harus memiliki jumlah pengikut yang banyak, agar jumlah pengikut saya banyak saya harus… Ah, banyak sekali tahapannya, kali ini rasanya saya perlu meminta bantuan mesin pencari.

Lanjutkan Membaca …

Yang Baru

oleh

Semenjak blog ini dibuat sekitar dua tahun lalu, praktis tak pernah ada yang banyak berubah dari blog ini, baik dari tampilan atau isi konten yang tak berpindah terlalu banyak dari keseharian si penulis atau dari sepakbola. Mengenai isi tulisan, boleh jadi saya -dan mungkin beberapa teman yang sering membantu mengisi konten di blog ini merasa takut untuk keluar jalur. Karena, bagaimanapun setiap manusia memiliki gaya yang berbeda yang melekat dalam pribadinya terlalu lama, gaya dan pandangan dalam menulis menjadi salah satunya yang sulit untuk dirubah.

Oprah winfrey dalam satu episode talkshow-nya pernah berucap jika potensi dan kemampuan yang sebenarnya dari seorang manusia akan keluar saat dia berani meninggalkan kebiasaannya di zona nyaman, dan mencoba bertarung di dunia perubahan. Menarik, tapi dalam kasus ini -menulis ternyata tidak mudah, setidaknya untuk saya, sebelum kami benar-benar masuk ke dunia perubahan itu, izinkah kami bermetamorfosa dalam renungan -semoga tidak lama agar kelak kami bisa menghadirkan konten yang bisa bersaing di dunia perubahan atau setidaknya bisa lebih diterima oleh mereka yang sudi datang ke blog ini.

Sementara ini, mari merubah hal lain yang bisa saya lakukan, selain harus merubah isi konten dan gaya saya dalam menulis.

Lanjutkan Membaca …

Go to Top