Tag archive

Tuhan

Tuhan Maha Baik

oleh

Sebentar dulu, sekarang ini sebaiknya anda jangan berprasangka buruk dulu. Maksud saya, kali ini saya sedang tidak berusaha mencari muka, karena memang saya tidak mempunyai kompetensi yang cukup untuk bisa mencari muka, lagipula itu bukan kebiasaan saya. Tapi sungguh, kali ini saya sangat ingin menyanjung, sangat ingin berterimakasih, sangat ingin bersyukur, sangat ingin menjadi baik, pada Tuhan yang Maha Baik.

Tuhan yang selalu baik.

Maksud saya begini, saya tak selalu menyempatkan diri untuk lama-lama bersujud pada Tuhan. Kening saya masih polos tanpa tanda. Tentu saja saya lebih suka menghamburkan uang untuk hobi atau hal lain yang boleh jadi nampak tidak berguna ketimbang harus berbagi ikhlas di rumah peribadatan atau menderma kepada mereka yang seharusnya menerima seperti yang sering disampaikan di pelajaran agama. Oh, iya, mulut saya pun lebih aktif menggunjing dan mengeluh ketimbang melantun doa dan puja puji kepada Tuhan. Dan rasa-rasanya saya lupa kapan terakhir kali menggunakan mulut dan hati saya untuk bersyukur.

Jika hidup adalah sebuah perusahaan, dengan segala ketidakbaikan dan ketidakdisiplinan saya terhadap hidup, boleh jadi saya sudah lama dipecat oleh Tuhan –sang pemilik perusahaan

Lanjutkan Membaca …

KEJUTAN TERBAIK DARI TUHAN

oleh

“Laiknya sebuah kejutan, kita tidak pernah bisa memilih seperti apa kejutan yang kita dapatkan, dan hidup dalam keluarga ini adalah kejutan terbaik yang Tuhan berikan untuk kami.”

Jadi minggu kemaren pas balik ke rumah, gue, adek, babeh sama ibu ngobrol, yaa obrolan singkat keluarga lah yang selalu kita usahain rutin tiap isi rumah lagi lengkap. Kebetulan adek gue baru balik dari gaweannya di ujung timur Indonesia sebelah sana.

Awalnya kita bahas tentang apa yang harus kita lakuin kedepan, rencana kita sebagai anak, dan harapan mereka sebagai orang tua, ini jadi obrolan yang cukup “berat” karena menyangkut sebuah pertanggung jawaban maha besar dikemudian hari, dan gue ga bisa ceritain itu disini. Dan Babeh, selalu berhasil bikin suasana obrolan makin anget, makin bikin males keluar rumah lagi, kali ini beliau “ngebawa” kita ke masa-masa saat gue dan adek gue masih kecil.

Saat kami cukup kesulitan, bahkan untuk sekedar ngerasain enaknya makan nasi …

Lanjutkan Membaca …

Go to Top