Tag archive

Selfie

Selanjutnya, dari Swafoto yang Sempurna

oleh

Ingatanku berkelebat. Rasa-rasanya baru kemarin aku mengambil jatah cuti separuh waktu, memesan moda tranportasi dalam jaringan, menembus padatnya jalanan ibukota di waktu siang. Sesuatu yang jarang sekali aku lakukan di waktu yang biasanya. Untungnya beberapa pekerjaan telah aku selesaikan sebelum tenggat waktu. Beberapa pekerjaan yang lain bisa aku delegasikan. Setidaknya urusan cuti ini menjadi mudah jika tidak ada hutang pekerjaan. Aku tidak mungkin mendapat panggilan dari kantor semasa cuti. “Bang, macetnya parah ini. Kita lewat jalan tikus, ya?” pengemudi transportasi itu bertanya. Tanpa perlu menunggu persetujuanku, ia memasuki lajur-lajur sempit diantara gedung tinggi ibukota. Lanjutkan Membaca …

Foto

oleh

Beberapa tahun sebelumnya hanya pada waktu-waktu tertentu sajalah manusia mengabadikan momen yang dilaluinya kedalam sebuah foto. Alasannya sederhana, kamera saat itu masih menjadi barang mewah yang tidak semua orang mampu untuk memilikinya selain itu proses cuci cetak yang memakan waktu membuat orang terlanjut malas untuk merekam aktivitasnya dalam bentuk cetak. Paling menyebalkan, untuk memiliki banyak momen kegiatan dalam bentuk cetak maka diperlukan juga ruang yang banyak untuk menyimpan jilid album tempat kita menyimpan foto.

Sebaliknya untuk sekarang ini foto seolah menjadi bentuk eksistensi dan arogansi dari setiap individu, maka berlomba-lombalah manusia untuk mendapatkan foto yang terbaik melalui perangkat genggamnya dimanapun, dengan siapapun, kapanpun seolah tak mengenal waktu mereka tak begitu peduli asalkan mendapat objek yang bagus untuk diunggah kedalam media sosialnya untuk mendapatkan love, like dan comment. Lanjutkan Membaca …

Go to Top