Tag archive

review

Huawei Nova 3i: Hasil Sebuah Pertimbangan

oleh

Untuk urusan gadget dan telepon genggam, saya pernah berada di fase hedon di mana saya merasa perlu untuk berganti perangkat dalam setiap hitungan bulan hanya demi menjaga predikat kekinian. Harga? Urusan belakangan. Saat bujang, saya koaya roaya. Jika pun saat itu saya kehabisan uang, saya tidak terlalu peduli. Tidak banyak yang harus saya pikirkan. Namun, setelah menikah, terlebih setelah memiliki anak, banyak sekali hal yang saya pertimbangkan jika harus mengganti telepon genggam. Di usia pernikahan yang menginjak usia 4. Baru dua kali saya berganti perangkat. Yang terakhir, baru saya dapatkan dua minggu yang lalu. Lanjutkan Membaca …

Sebelum Nonton

oleh

Saya pernah menuliskan sebelumnya tentang beberapa hal yang acap kali membuat saya tidak bisa menulis. Beberapa diantaranya adalah tentang sesuatu hal yang saya sukai dan atau sesuatu yang saya prioritaskan. Meski akhirnya sama, membuat ide-ide yang ada di kepala tertunda untuk saya tuangkan ke dalam tulisan. Atau malah, yang lebih parah, tidak pernah ditulis sama sekali. Namun pada tulisan tersebut ada satu hal lain yang lupa saya sebutkan: menonton film. Ia memberikan pengaruh yang sama besarnya terhadap kemungkinan saya untuk tidak menulis. Lanjutkan Membaca …

13 Reasons Why

oleh

Kecuali Anda tinggal di dalam gua, atau terlalu khidmat dengan pilkada dan segala isu di dalamnya, atau terlalu banyak bermain di Path, alih alih twitter, untuk memamerkan segala kemewahan yang Anda miliki, atau lebih senang dimanjakan dengan sinema elektronik dalam negeri sehingga Anda tidak memedulikan tontonan yang lain. Anda pasti pernah melihat, atau setidaknya mendengar, tentang sebuah serial televisi dari negeri seberang yang diangkat dari buku laris karya Jay Asher dengan judul yang sama: 13 Reasons Why. Lanjutkan Membaca …

Agama Apa Yang Pantas Bagi Pohon-pohon?

oleh

Jika ada satu hal yang harus saya syukuri atas apapun yang telah saya lakukan di hari pergantian tahun kemarin adalah : saya memutuskan untuk memulai tahun ini dengan membaca ‘Agama apa yang pantas bagi pohon-pohon?’ buah tangan Eko Triono. Sungguh karya yang begitu memesona. Sebelum Anda memutuskan untuk membacanya, sebaiknya Anda membaca terlebih dahulu bagian belakang cetak buku. Ada sebuah pesan yang mengatakan bahwa “Eko Triono tidak membiarkan pembacanya tenang, Ia bersengaja meninggalkan kegelisahan melalui tulisannya. Kisah-kisah dalam buku ini sebaiknya dinikmati secara utuh. Lalu tak apa jika kemudian kamu melamun”. Sebuah pesan yang tidak bisa diabaikan. Dan bersama buku ini, saya menemukan lamunan yang menyenangkan. Lanjutkan Membaca …

Sabtu Bersama Bapak

oleh

Ketika kita mencari satu-dua artikel, tulisan, atau kisah dan cerita dalam bentuk lain tentang seorang ibu kita akan menemukan banyak sekali rujukan. Entah itu tentang pengorbanan ibu yang luar biasa besar ketika mengandung, menyusui, sampai merawat anaknya sedari kecil, atau tentang belai lembutnya yang menghangatkan, atau tentang cinta kasihnya yang tanpa batas, yang oleh apapun yang kita lakukan takkan pernah bisa terbalas. Tentu saja demikian, ibu diciptakan oleh Tuhan sebagai malaikat yang menemani tumbuh kembang kita selama di dunia, yang bahkan lewat kaki seorang ibu, Tuhan meridhakan surga-Nya untuk semua umat manusia.

Bagaimana dengan ayah, papa, abi, babeh, bapak?? Bagaimanapun bapak adalah manusia yang memiliki peranan penting dalam tumbuh kembang manusia. Selain mengandung dan menyusui, saya pikir dalam bentuk yang lain bapak memiliki peran yang sama besarnya dengan ibu. Tak terbalaskan. Tentang cerita, tentu saja akan selalu ada ada cerita untuk bapak. Meskipun ya, tidak akan pernah bisa sebanyak cerita tentang ibu. Oleh karenanya, dengan sedikitnya pilihan cerita, setiap kali ada cerita tentang bapak, ia akan selalu meninggalkan kesan yang dalam untuk saya. Dan ‘Sabtu bersama bapak’ adalah salah satu diantaranya. Lanjutkan Membaca …

Go to Top