Tag archive

Iki Moga Utami

Ruang Hati

oleh

Bagaimana jika kita memulainya dengan satu cerita lucu. Waktu aku, dengan wajah yang memerah, meminta kamu untuk menutup mata sebentar. Aku melangkah, mendekat, mengitari tubuhmu yang berdiri kaku, setengah putaran. Kamu bertanya, untuk apa, dan aku diam. Aku di belakangmu saat itu, tepat. Dengan satu perhiasan perak yang, malu-malu, aku pakaikan pada kain yang menutup hampir seluruh kepalamu. Matamu terbuka, dan kita berdua tersipu malu. Mata kita berbicara, tanpa suara, cukup lama. Sampai akhirnya, satu kecupan kudapatkan di kening, sebentar, namun dengan arti yang sebegitu dalam. Lanjutkan Membaca …

Bagaimana Kita Jatuh Hati?

oleh

Waktu tak pernah berencana untuk diam, beristirahat sekedar membuang lelah. Waktu akan senantiasa berlari dengan irama yang sama, konstan tak pernah berubah seolah memaksa kita untuk tumbuh kembang beriringan dengan waktu yang terus berjalan. Tak diizinkan sekalipun kita untuk berputar arah atau jalan kebelakang, tak akan pernah bisa. Sekarang ini yang bisa kita lakukan hanya ikut menapak arah bersama waktu, melanjutkan cerita yang telah dimulai, menyelesaikan bait demi bait skenario hidup yang telah dicetak rapi dalam naskah bernama waktu. Sedang untuk waktu yang sudah tertinggal jauh hanya bisa kita tertawakan, atau tangisi?, terserah. Lalu di kemudian hari, kita akan mengejawantahkan beberapa hal pada waktu yang tertinggal itu. Untuk memaparkan pertanyaan yang tak sempat terjawab sebelumnya, atau setidaknya untuk menerjemahkanya ke dalam bentuk cerita.

Dan tentang pertanyaan-pertanyaan itu, ada satu yang kerapkali muncul setiap kali aku dipaksa mengingat waktu bagaimana cerita ini bisa bermula, tentang kita. Sudah sangat lama sejak hari itu, namun masih cukup hebat untuknya membuncahkan pikiran ini setiap kali aku mengingatnya. Pertanyaan yang aku pikir, akan sehebat apapun kita berdiskusi, berbincang sepanjang siang-sampai petang, tak akan pernah kita temui jawabnya. Meskipun pertanyaan itu sangat sederhana : bagaimana bisa kita saling jatuh hati?. Lanjutkan Membaca …

Go to Top