Tag archive

Doa

Dua Puluh Tujuh

oleh

Saat tulisan ini dibaca, boleh jadi saya tidak sedang di depan layar monitor –mengetik paragraf demi paragraf tulisan ini. Entah sedang apa saya saat tulisan ini dibaca, boleh jadi sedang menjahili anak yang sedang tidur, atau sedang duduk menyendiri di sudut terujung rumah kontrakan sembari mengepulkan asap satu dua batang rokok plus kopi sachet biar lebih cepat, atau memindah-mindah channel TV yang belakangan ini sulit menemukan tontonan yang asik (bahkan di tv berbayar sekalipun) atau boleh jadi saya sedang diam, tidak melakukan apa apa tapi sembari berharap tulisan ini bisa anda baca dan bisa anda terima (jika anda sudah sampai ke bagian ini, setidaknya harapan itu terwujud) jika berkenan silahkan lanjutkan ke paragraf berikutnya.

Tulisan ini saya buat beberapa jam (atau beberapa hari atau beberapa minggu atau beberapa bulan atau beberapa tahun) sebelum anda sempat membacanya. Provider blog yang saya gunakan saat ini mengizinkan saya untuk memanipulasi waktu terbit postingan, membuatnya lebih cepat atau menundanya beberapa waktu kedepan dari waktu postingan ini dibuat. Menurut saya ini menarik, bagaimana blogger pemalas seperti saya bisa merencanakan sesuka hati kapan materi yang saya buat bisa diposting dan (berharap) dibaca dan diterima oleh orang yang sudi mampir ke blog ini. Katakanlah dua hari kedepan ada momen yang menarik, lalu kemudian hari ini saya memiliki ide materi untuk momen tersebut, saya buat materi itu hari ini, detik ini, untuk kemudian saya posting dua hari berikutnya. Saat materi itu terbit di blog ini, entah sedang apa saya saat itu.  Boro-boro posting blog,boleh jadi saya sedang ikut merayakan momen tersebut. Lanjutkan Membaca …

Dua Puluh Enam

oleh

Saat tulisan ini dibaca, boleh jadi saya tidak sedang di depan layar monitor –mengetik paragraf demi paragraf tulisan ini. Entah sedang apa saya saat tulisan ini dibaca, boleh jadi sedang menyapa usil anak di dalam rahim istri, atau sedang duduk menyendiri di sudut terujung rumah kontrakan sembari mengepulkan asap satu dua batang rokok plus kopi sachet biar lebih cepat, atau memindah-mindah channel TV yang belakangan ini sulit menemukan tontonan yang asik (bahkan di tv berbayar sekalipun) atau boleh jadi saya sedang diam, tidak melakukan apa apa tapi sembari berharap tulisan ini bisa anda baca dan bisa anda terima (jika anda sudah sampai ke bagian ini, setidaknya harapan itu terwujud) jika berkenan silahkan lanjutkan ke paragraf berikutnya.

Tulisan ini saya buat beberapa jam (atau beberapa hari atau beberapa minggu atau beberapa bulan atau beberapa tahun) sebelum anda sempat membacanya. Provider blog yang saya gunakan saat ini mengizinkan saya untuk memanipulasi waktu terbit postingan, membuatnya lebih cepat atau menundanya beberapa waktu kedepan dari waktu postingan ini dibuat. Menurut saya ini menarik, bagaimana blogger pemalas seperti saya bisa merencanakan sesuka hati kapan materi yang saya buat bisa diposting dan (berharap) dibaca dan diterima oleh orang yang sudi mampir ke blog ini. Katakanlah dua hari kedepan ada momen yang menarik, lalu kemudian hari ini saya memiliki ide materi untuk momen tersebut, saya buat materi itu hari ini, detik ini, untuk kemudian saya posting dua hari berikutnya. Saat materi itu terbit di blog ini, entah sedang apa saya saat itu.  Boro-boro posting blog, boleh jadi saya sedang ikut merayakan momen tersebut. Lanjutkan Membaca …

Go to Top