Sepatu Lokal

oleh

Ketika saya sedikit lebih muda, saya tidak memiliki minat yang berlebih terhadap sepatu kulit. Alasannya sederhana, saya belagu dengan selalu menggunakan sepatu gaya dengan merk-merk ternama. Dan untuk sepatu kulit, merk-merk ternama itu memberikan harga yang luar biasa gila. Tambahkan sedikit, saya bisa memiliki sepatu main yang lebih cocok dengan cara saya berpenampilan. Sedangkan, untuk membeli sepatu kulit merk-merk lokal. Kualitas, ketahanan, model. Aduh, saya tidak pernah benar-benar percaya, sih, sama merk lokal. Dan untuk urusan ini saya rasa, dan saya cukup yakin, saya tidak sendirian.

Faktanya, tidak dapat dipungkiri, masih banyak pihak yang memandang sebelah mata produk-produk handmade dari para kreator lokal. Ada anggapan bahwa hasil kerajinan tangan lokal hanya mampu beredar di pasaran lokal, tapi tidak bernyali di pasar global. Padahal asumsi tersebut salah besar.

Jika mau mencari informasi lebih dalam, banyak hasil karya pengrajin Indonesia yang dielu-elukan di dunia internasional. Kita pun sering menjumpai, ada banyak item handmade lokal yang kurang populer di dalam negeri, tetapi mampu menarik minat konsumen di berbagai penjuru dunia. Sebagai contoh, berikut ini beberapa  brand ternama hasil kerajinan lokal yang namanya telah mendunia:

  • Bagteria. Item handmade buatan Nancy Go. Bermula dari hobi merajut dan menyulam membawa Nancy Go dan suaminya Bert Ng berhasil memasarkan produknya ke pasar Internasional. Untuk mengembangkan bisnisnya, Nancy memilih langsung untuk memasarkannya ke Hong Kong.
  • Nilou. Brand asal Bali yang dibuat Ni Luh Putu Aru Pertami Djelantik pada tahun 2004 lalu. Brand ini berfokus pada pembuatan berbagai model sepatu, tas, dan sabuk handmade. Pemasaran brand ini juga sudah sampai pasar Amerika dan Eropa terutama Negara Perancis.
  • Peter Says Denim. Didirikan oleh Peter Firmansyah asal Kota Kembang Bandung. Sampai sekarang, produknya sudah dipakai oleh para anggota band kelas dunia. Sebut saja di antaranya Silverstein asal Kanada dan August Burns Red dari Amerika Serikat.
  • Magno. Radio kayu yang dibuat oleh Singgih Susilo Kartono. Meskipun belum banyak, namun Ia mampu menghadirkan frekuensi sampai Jepang, bahkan Amerika.
  • Partner In Crime. Brand sepatu yang didirikan oleh Fahrani Empel. Bisnis sepatu handmade dari Fahrani bahkan sudah bisa dijumpai di Spanyol serta Australia.
  • Sabbatha. Barang handmade berupa tas karya Sabbhata Lazuardi. Kualitas tasnya sudah terjamin dan desain-desainnya pun elegan. Kini, kota-kota di berbagai penjuru dunia telah mengenal merek tas ini, sebut saja Roma, Mumbai, Amsterdam, sampai Moskow.

Dari berbagai merek ternama di atas. Sepatu kulit pun menduduki 6 teratas dari produk handmade yang berhasil laku di pasar dunia. Tidak percaya? Di Spanyol dan Australia, kamu bisa menemukan sepatu kulit merek Partner in Crime, sebuah merk yang dibuat oleh Fahrani Empel. Iya, karya anak bangsa. Ada juga Edward Forrer, yang merupakan salah satu sepatu kulit handmade karya anak bangsa yang mendunia. Gerainya sudah tersebar di berbagai negara, seperti Malaysia, Australia, hingga Hawai. Sayangnya, masih banyak yang belum mengetahui jika Edward Forrer merupakan sepatu kulit asli Indonesia.

Meskipun banyak sekali produk handmade dalam negeri yang mendunia termasuk sepatu kulit. Nyatanya konsumen lokal tidak begitu menyukai produk lokalnya sendiri. Banyak alasan yang timbul, seperti misal: kurangnya mutu produk dalam negeri dibandingkan produk impor. Misalnya sepatu kulit, tas maupun pakaian etnik. Kurangnya kesadaran dan kebanggaan untuk menggunakan produk dalam negeri. Kurangnya perhatian pemerintah pada produk dalam negeri. Dan tidak adanya sarana jual-beli produk lokal yang memadai dan terpercaya.

Untuk meningkatkan kepedulian, pengembangan dan sepak terjang pasar handmade lokal yang mulai tumbuh subuh, ada beberapa marketplace terpercaya yang menawarkan barang-barang handmade dari pengrajin nusantara, diantaranya:

  • Qlapa
  • Ku Ka
  • WebMall
  • Craftline
  • Kadokadi

Qlapa merupakan salah satu situs pasar barang kerajinan tangan terlengkap. Kualitas yang diberikan juga terjamin karena dibuat langsung oleh para pengrajin lokal profesional. Barang berupa aksesoris, prabot rumah tangga, alas kaki dan pakaian etnik. Barang-barang yang tidak akan Anda dapatkan dari situs marketplace lain.

Apabila kondisi tersebut bertahan dan terus meningkat. Maka akan berdampak pada peningkatan sosial ekonomi beberapa pihak terkait. Seperti bertambahnya nilai ekspor sektor ekonomi kreatif dan sektor kebutuhan rumah tangga. Dan terjadinya peningkatan keuntungan setiap tahun pada sektor kerajinan tangan.

Nah, untuk mendukung produk handmade Indonesia. Belilah produk-produk lokal seperti sepatu kulit. Jangan khawatir soal kualitas, barang handmade umumnya dirancang dengan sangat hati-hati dan penuh pertimbangan. Sehingga, tiap desain akhir dari sebuah produk handmade berbeda dan spesial satu sama lain. Selain itu, produksinya juga menggunakan bahan terbaik agar kualitas dan daya tahannya bisa dijamin. Terakhir, tiap produknya dibuat satu per satu langsung oleh tangan sang pengrajin yang sudah ahli dan berpengalaman secara presisi dan hati-hati.

Lelaki yang menulis ketika anak dan istrinya sudah tidur | Pembaca buku yang lambat | Pemimpi yang arogan | Karyawan swasta yang ingin pensiun | Mau liburan tapi gak punya cuti | Percaya bumi itu, bulat atau datar? | Terimakasih telah berkunjung, semoga menyenangkan. Jika berkenan, silakan baca tulisan kami yang lainnya. Untuk bisnis dan kerja sama silakan hubungi saya melalui halaman kontak

write your comment / request below