Jangan Dirusakin

oleh

Seminggu terakhir gue dikadalin ama yang namanya “virus” , pertama di awal minggu kemaren, pas gue lagi masukin data via USB Storage ke BB , pas udah kelar tiba tiba semua ringtones di BB gue kembali ke setinggan default, kenapa ?? ga tau , setelah gue selidiki ternyata kartu memori nya ga kebaca di BB. Gue colokin lagi ke laptop si memory nya, eh ternyata semua folder ilang berubah jd sebuah file shortcut dengan kapasitas file 1Kb dengan isi 5Gb. Gue scan antivirus, gagal, pake diskup utility gagal, terus gue sok” tegar” dengan pasrah dan format kartu memori itu, hilanglah semua data. Gak masalah, cuma musik sama foto foto doank palingan, bisa copas lagi.

Selang 2 hari, si virus kampret dateng lagi, bukan ke kartu memori BB tapi ke Hardisk Eksternal. Kemudian gue shock, keringat dingin keluar dari idung, semua otot menegang, isi HDD beda sama kartu memori BB, ini ga boleh sampe ilang, Ada donlot-an games disana, cover lagu dari Chrissy Costanza, draft draft design, Sasha Grey waktu lagi lucu lucunya, foto anissa chibi dari berbagai angle, dan paling penting draft draft wallpaper dan isi untuk blog ini. Gue harus selametin data HDD ini, harus. kemudian gue bergerilya di twitter nyari masukan, ke google nyari tutor, yang begonya yang gue lupa, gue ga berdoa, padahal doa adalah katalis untuk semua harapan, mimpi dan cita cita bisa kecapai.

Alhasil, semua usaha yang dilakuin, waktu yang kebuang, pikiran yang kefokus ke hal yang ga harus dipikirin, ga bisa bikin HDD gue yang rusak kembali normal kaya semula.

Yah, harusnya gue tahu semua hal yang udah rusak (sehebat apapun usaha kita benerin) kalo udah rusak, yaa tetep aja rusak, sama aja , semua kaya gitu, benda, waktu dan …

hubungan.

Adakalanya kita nemu masalah di suatu hubungan, entah darimana datengnya, dari luar, dari dalem pasti bakal ada yang namanya masalah, tindakan apa yang kita lakuin saat masalah itu dateng berpengaruh banyak sama kualitas hubungan kita nantinya, berlangsung baik seperti biasanya, jadi agak ribet atau malah rusak sama sekali, yang ujungnya hubungan itu ga bisa lagi dilanjutin.

Sebagian orang punya cara khusus untuk nanganin “virus” yang dateng ke sebuah hubungan, entah “virus” dari luar atau “virus”  dari dalem. Sebagian lainnya tidak beruntung dengan pasrah, dan memutuskan tidak melakukan apa apa karena ketidaktahuan mereka tentang bagaimana menghilangkan “virus”  tersebut, dan sebagian lagi memilih untuk cuek dan merasa yakin “virus”  itu tidak akan mengganggu, karena mereka terlanjur pede dengan “anti-virus” yang bernama komitmen.

Padahal sehebat apapun “anti-virus” bakal kalah dengan banyaknya “virus” yang ke-akumulasi di satu tempat. dan akhirnya ? rusaklah semuanya, data penting berupa “kenangan” , konsep draft draft bertemakan cita cita, bisa hilang semuanya kalo kerusakannya udah parah. Yang gue tahu “anti-virus” itu ga akan berguna kalo ga diupdate, kalo udah diupdate juga ga akan berguna kalo kita ga rutin ng-scan file file kita dari kemungkinan adanya “virus”. 

Yaa sama komitmen juga jadi bakal ga berguna kalo ga di update “apa isi dalam komitmen itu” mau kemana, apa yang akan dilakuin, kaya gimana itu semua poin poin yang harus terus di “update” dalam sebuah komitmen, Setelah itu dilakuin “virus” yang ada harus rutin di “scan” pake komunikasi.

Kalo semuanya dilewatin, dan ga dilakuin, yaa mau ga mau harus terima konsekuensi nya kalo suatu saat hubungan itu bakal rusak.

Pada akhirnya untuk case HDD gue yang rusak , setelah berbagai cara dilakuin gue bisa ngilangin virus di HDD gue, tapi ga semua data bisa gue ambil, sebagian besar data ilang, dan yang ilang hampir semuanya data data penting. Akhirnya HDD gue bisa dipake lagi, tapi dengan status “pernah rusak” gue ga bisa menjamin HDD ini bakal aman dipake nantinya, kalopun bisa dibutuhin usaha yang lebih gede lagi untuk ngejaganya.

Di hubungan yang udah terlanjur rusak juga gitu, dengan segala usaha yang dilakuin masih ada kemungkinan buat balik lagi, dengan “maaf” mungkin hubungan yang rusak itu bisa kembali dijalanin, tapi dengan status “pernah rusak” hubungan yang kembali dijalanin ga akan bisa dijamin bisa semulus kaya sebelumnya, kalopun bisa, dibutuhin usaha yang jauh lebih gede untuk balikin kepercayaan. Sering kita denger ngemaafin kesalahan yang bikin hubungan rusak, bukan berarti kita bisa ngelupain inti dari masalah itu.

kalo ga mau kejadian kaya gitu, yang bisa kita lakuin adalah ngejaga saat semuanya masih baik baik aja, ngejaga dengan segala usaha supaya apa yang kita punya ga jadi “rusak”

Broken heart
Credit photo : Facebook.com

Lelaki yang menulis ketika anak dan istrinya sudah tidur | Pembaca buku yang lambat | Pemimpi yang arogan | Karyawan swasta yang ingin pensiun | Mau liburan tapi gak punya cuti | Percaya bumi itu, bulat atau datar? | Terimakasih telah berkunjung, semoga menyenangkan. Jika berkenan, silakan baca tulisan kami yang lainnya. Untuk bisnis dan kerja sama silakan hubungi saya melalui halaman kontak

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*

Yang lainnya dari Blog

Tahun Ketiga

Jahanamnya kemacetan ibukota adalah kelaziman. Ia terjadi setiap hari, seperti sekarang ini

Si Jagoan

“Yah, jek aja,” suara lembut penuh semangat dari ujung telfon di sana.

13 Reasons Why

Kecuali Anda tinggal di dalam gua, atau terlalu khidmat dengan pilkada dan

Merayakan Kehilangan

Sebelum Anda membaca tulisan ini ada baiknya, agar tulisan ini lebih dapat
Go to Top