Credit photo : Slice the cake Band Camp
Blog

Mempercantik

Dalam kaidah kebahasaan cantik berarti elok, molek, atau tentang sesuatu yang indah dalam bentuk dan buatannya. Dalam narasi konservatif cantik seringkali dibatasi dan dikotakan kepada paparan bentuk muka saja. Padahal cantik tidak sesederhana itu. Tentang cantik berarti ia akan berbicara tentang banyak hal. Cantik adalah apapun tentang keindahan rupa dalam bentuk apapun penyajiannya. Yang menjadi permasalahan adalah bagaimana kita mendefinisikan kecantikan dalam bentuk yang baku. Kita yang abai perihal kebakuan dari definisi cantik seolah mengharuskan kita membuat batasan-batasan diskriminatif atas cantik itu sendiri. Dan karenanya, cantik menjelma jadi rupa yang relatif. Yang terjadi kemudian adalah kita yang kerap kali berupaya mempercantik suatu rupa demi merusak relativitas tentang cantik untuk banyak sekali alasan. Lanjutkan Membaca

MOST COMMENTED

Family

Satu Tahun Yang Lalu

“Sudah pembukaan empat, Pak” perawat berusaha menjelaskan setelah berulang kali aku menanyakan kondisi istri yang saat ini sedang terbaring di unit gawat … Lanjutkan Membaca

IjabKabul

Dua Puluh Satu Juni

Butiran embun menetes terburu-buru menggenapi tanah yang dari semalam sudah basah. Hanya sebentar sebelum kemilau asa dari ufuk timur datang untuk menghilangkan … Lanjutkan Membaca

pencil

Awal Cerita

“Memang Abang punya blog ??” Adit tak puas,  membuatku yang baru saja berniat untuk beranjak pindah ke ruang tamu, terpaksa harus menundanya … Lanjutkan Membaca

Mempercantik

oleh

Dalam kaidah kebahasaan cantik berarti elok, molek, atau tentang sesuatu yang indah dalam bentuk dan buatannya. Dalam narasi konservatif cantik seringkali dibatasi dan dikotakan kepada paparan bentuk muka saja. Padahal cantik tidak sesederhana itu. Tentang cantik berarti ia akan berbicara tentang banyak hal. Cantik adalah apapun tentang keindahan rupa dalam bentuk apapun penyajiannya. Yang menjadi permasalahan adalah bagaimana kita mendefinisikan kecantikan dalam bentuk yang baku. Kita yang abai perihal kebakuan dari definisi cantik seolah mengharuskan kita membuat batasan-batasan diskriminatif atas cantik itu sendiri. Dan karenanya, cantik menjelma jadi rupa yang relatif. Yang terjadi kemudian adalah kita yang kerap kali berupaya mempercantik suatu rupa demi merusak relativitas tentang cantik untuk banyak sekali alasan. Lanjutkan Membaca

Sabtu Bersama Bapak

oleh

Ketika kita mencari satu-dua artikel, tulisan, atau kisah dan cerita dalam bentuk lain tentang seorang ibu kita akan menemukan banyak sekali rujukan. Entah itu tentang pengorbanan ibu yang luar biasa besar ketika mengandung, menyusui, sampai merawat anaknya sedari kecil, atau tentang belai lembutnya yang menghangatkan, atau tentang cinta kasihnya yang tanpa batas, yang oleh apapun yang kita lakukan takkan pernah bisa terbalas. Tentu saja demikian, ibu diciptakan oleh Tuhan sebagai malaikat yang menemani tumbuh kembang kita selama di dunia, yang bahkan lewat kaki seorang ibu, Tuhan meridhakan surga-Nya untuk semua umat manusia.

Bagaimana dengan ayah, papa, abi, babeh, bapak?? Bagaimanapun bapak adalah manusia yang memiliki peranan penting dalam tumbuh kembang manusia. Selain mengandung dan menyusui, saya pikir dalam bentuk yang lain bapak memiliki peran yang sama besarnya dengan ibu. Tak terbalaskan. Tentang cerita, tentu saja akan selalu ada ada cerita untuk bapak. Meskipun ya, tidak akan pernah bisa sebanyak cerita tentang ibu. Oleh karenanya, dengan sedikitnya pilihan cerita, setiap kali ada cerita tentang bapak, ia akan selalu meninggalkan kesan yang dalam untuk saya. Dan ‘Sabtu bersama bapak’ adalah salah satu diantaranya. Lanjutkan Membaca

Jangan Ada Pokemon Di Sini

oleh

Bumi dan seisinya beberapa hari terakhir dibuat heboh luar biasa oleh sekumpulan monster yang imut nan menggemaskan. Bukan dalam bentuk nyata tentu saja, ia hadir dalam bentuk teknologi yang menggabungkan benda maya dua (atau tiga?) dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi yang diproyeksikan pada waktu nyata di perangkat genggam Anda. Apa namanya ? Ah iya, Augmented Reality. Niantic, Inc dan Nintendo bertanggung jawab terhadap banyak sekali manusia yang menjadi candu untuk memainkan permainan ini. Pokemon Go.

Ini adalah salah satu permainan yang mengaduk-ngaduk kenangan para penggunanya. Terlebih untuk mereka yang sempat tumbuh besar bersama Pikachu dan kawan-kawan. Hei generasi 90, siapa diantara kalian yang tidak pernah memainkan atau sekedar menonton Pokemon saat kecil dulu?? Untuk yang belum tahu, permainan ini bisa dimainkan oleh pengguna telfon pintar berbasis Android ataupun iOS secara gratis. Di Indonesia, yang terkenal dengan bajak-membajaknya, meskipun belum diluncurkan secara resmi bukan berarti manusianya menjadi kudet. Silakan Anda meluangkan waktu sebentar keluar rumah, jika menemukan satu-dua orang sedang menatap layarnya dengan cermat sambil menggerak-gerakan jari tangan penuh harapan, boleh jadi mereka adalah satu dari banyak orang yang sedang mencari Pokemon.

Lanjutkan Membaca

Mencintai (Produk) Olahraga

oleh

Seperti si kutubuku dengan koleksi bukunya, atau si musisi dengan peralatan musiknya. Sebagai penikmat olahraga, tentunya memiliki satu-dua peralatan penunjang olahraga adalah sebuah keharusan. Kuras pas rasanya jika hanya menghabiskan waktu untuk mencari dan membuat tetesan keringat atau berkumpul berkelompok melakukan kegiatan olahraga favorit saja. Katakanlah untuk para pecinta sepakbola ataupun pecinta basket, dengan memiliki jersey dari klub favorit akan menjadi kebanggaan dan kepuasaan tersendiri. Terlebih dewasa ini para pelaku bisnis di dunia olahraga sudah memperhatikan betul kebutuhan dan keinginan pasar. Dari model yang beraneka ragam, warna yang bervariasi sampai sentuhan teknologi yang membuat atribut-atribut dari dunia olahraga tidak terlalu buruk untuk digunakan sebagai pendamping fashion sehari-hari. Lanjutkan Membaca

Siapapun Bisa Menjadi Apapun

oleh

Sebagai makhluk yang diciptakan dengan akal dan pikiran manusia memiliki kebebasan yang luar biasa besar untuk bermimpi, menjadi apa saja. Buruk ?? Tentu saja tidak, dengan memiliki mimpi terkadang manusia bisa menembus batasan-batasan diri yang –entah dari mana asalnya membuat si manusia berkemauan untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Dengan memiliki mimpi dan upaya untuk meraihnya manusia bisa menjadi seperti apa yang mereka maui, menjadi apa saja. Hanya saja, tidak semua manusia memiliki pemikiran dan kemauan sepositif itu. Beberapa dari mereka akan menjadi manusia sebaliknya. Naif, pesimis, pasrah akan keadaan dan malas untuk bermimpi apalagi sampai harus berjuang. Dari pemikiran negatif seperti itu akan muncul konflik baru yang lebih rumit dalam kehidupan manusia. Menghalalkan segala cara misalnya, atau penindasan? atau apapunlah.

Membingungkan?? Ubah kata ‘manusia’ di atas dengan ‘hewan’, maka anda akan menemukan sebuah gambaran kasar tentang Zootopia. Sebuah film yang sarat dengan nilai-nilai kehidupan : cita-cita, semangat juang dan prasangka.

Lanjutkan Membaca

Go to Top