Cepat Sembuh, Bumi!

Berbilang empat-lima minggu semenjak penguasa mengumumkan kasus Corona pertama di negeri ini. Maklumat yang tentu menampar habis sikap abai yang dipertontonkan segelontor pejabat dengan segala narasi canda yang menjemukan beberapa waktu sebelumnya. ‘Sedia Payung Sebelum Hujan’. Masing-masing kita tumbuh dengan memaknai pepatah itu. Kita diajarkan betul bagaimana seharusnya kita mempersiapkan banyak hal untuk setiap masalah

Lanjutkan Membaca ...

Most Commented

Satu Tahun Yang Lalu

“Sudah pembukaan empat, Pak” perawat berusaha menjelaskan setelah berulang kali aku menanyakan kondisi istri yang saat ini sedang terbaring di unit gawat

Anak Kecil Itu

Suatu hari, pagi datang dengan sebagaimana mestinya. Embun yang beberapa waktu sebelumnya berjatuhan, memberikan nuansa sejuk pada pagi, kini telah digantikan cahaya

Menyesal (Belum) Kuliah

Kita hidup pada masa dimana eksistensi di dunia kerja tak melulu soal kompetensi. Anda akan menemukan banyak sekali contoh dimana seseorang yang

Cepat Sembuh, Bumi!

5 mins read

Berbilang empat-lima minggu semenjak penguasa mengumumkan kasus Corona pertama di negeri ini. Maklumat yang tentu menampar habis sikap abai yang dipertontonkan segelontor pejabat dengan segala narasi canda yang menjemukan beberapa waktu sebelumnya. ‘Sedia Payung Sebelum Hujan’. Masing-masing kita tumbuh dengan memaknai pepatah itu. Kita diajarkan betul bagaimana seharusnya kita mempersiapkan banyak hal untuk setiap masalah yang mungkin muncul kemudian. Di kasus ini, ‘hujan’ telah datang, dan kita sama-sama tahu bahwa banyak hal yang sama sekali belum kita siapkan. Corona, nama ‘hujan’ itu, benar-benar membuat kita kebasahan. Lanjutkan Membaca …

Kenapa Saya Menulis?

6 mins read

Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan sebuah notifikasi di salah satu akun media sosial yang saya miliki. Pesan dari seorang teman sekolah di kala saya masih bocah, isinya: sebuah ajakan untuk bergabung dengan grup diskusi alumni pada sebuah layanan pesan singkat. Saya iyakan ajakan tersebut. Menyenangkan rasanya dapat kembali bertegur sapa, meski maya, dengan mereka yang sudah bertahun-tahun alfa hadir di lingkaran kita. Seperti layaknya jutaan grup diskusi yang baru dibuat, di sana ratusan pesan hadir kemudian. Laju diskusi tak terbendung. Dalam sebuah canda, perpindahan kata melebihi kecepatan cahaya, bahasan baru muncul sebelum yang lain selesai. Ia benar-benar tak menyisakan tempat rehat kepada mereka yang memilih tidak diam. Dari banyak sekali cerita, saya mendapat satu giliran pertanyaan: “kamu nulis juga?”. Lanjutkan Membaca …

Setelah Liburan

4 mins read

Menyebalkan, sih, ketika melihat para jagoan kecil kepayahan karena sakit. Adik diare. Dehidrasi. Di usianya yang genap menyentuh angka enam bulan ia terpaksa harus dirawat demi memastikan cairan di dalam tubuhnya stabil. Melihat cairan infus ditanam di lengannya. Aduh, ayah enggak kuat, dek. Dan beberapa hari kemudian, kakak menyusul. Demam tinggi beberapa hari disertai batuk yang luar biasa menggelegar. Kakak menjadi pemurung, diam hampir sepanjang hari. Hilang kakak yang selalu riang, loncat ke sana kemari. Berat badannya turun. Beberapa kali orang yang melihat berkomentar: “kakak kok kurusan”. Ayah bunda sedih mendengarnya.

Lanjutkan Membaca …

(Untuk) Sampai ke Tujuan

5 mins read
6

Mari temani saya sebentar. Kita sedikit berbicara tentang harapan, cita-cita dan mimpi besar lainnya. Dua tiga minggu yang lalu mimpi-mimpi dan harapan itu dikonversi oleh khalayak menjadi sebuah resolusi. Hal yang lazim dilakukan oleh hampir semua umat manusia di dunia. Yang diucapkan kali ini kembali terucap di tahun berikutnya. Lalu untuk kemudian dilakukan berulang kali di tahun yang banyak kemudian. Pertanyaannya. Apakah segala hal yang tidak tercapai itu adalah benar tentang mimpi yang kita inginkan? Atau malah kita mendapat apa-apa yang tidak pernah kita pikirkan? Lanjutkan Membaca …

Menghapus Medan

4 mins read
1

Saya bekerja di tempat yang baru. Namun, banyak hal yang saya rasa tidak berubah dibandingkan dengan tempat sebelumnya. Wajar dua tempat ini memiliki lini bisnis yang hampir sama. Bisa dikatakan, apa yang saja kerjakan saat ini lebih kurang sama dengan apa yang pernah saya kerjakan sebelumnya. Termasuk di antaranya juga lingkup wilayah yang sudah saya singgahi dan atau yang akan saya tuju nanti. Beberapa kota di Borneo, satu-dua tempat di Sulawesi dan beberapa lainnya di Sumatera akan tetap menjadi tempat saya singgah barang satu-dua minggu setiap periode waktu tertentu. Tapi di sini, di tempat baru, ada satu daftar yang hilang. Yang dari dulu saya idamkan untuk saya menjejak kaki tapi sekalipun belum pernah terlaksana: Medan. Lanjutkan Membaca …