Blog

Maaf

Hari pertama setelah libur cukup panjang. Aromanya masih terasa. Malas untuk beraktivitas di luar rumah. Satu minggu terakhir, di jam yang sama, aktivitas rutin yang saya lakukan adalah bermain tonjok-tonjokan dengan Si Jagoan. Membiarkan seluruh badan saya ditonjok pelan untuk kemudian saya balas dengan gelitikan. Sesekali kami bermain ke luar, mengunjungi destinasi kesukaannya, taman hiburan, kebun binatang dan semacamnya. Merelakan diri untuk dimonopoli waktu olehnya, sesukanya. Yang sama berikutnya, selama liburan saya (hampir) menutup diri dari dunia maya, Seperti biasanya. Yang berbeda, kali ini lebih banyak pesan masuk yang saya abaikan. Jauh lebih banyak. Lanjutkan Membaca …

Most Commented

Anak Kecil Itu

Suatu hari, pagi datang dengan sebagaimana mestinya. Embun yang beberapa waktu sebelumnya berjatuhan, memberikan nuansa sejuk pada pagi, kini telah digantikan cahaya … Lanjutkan Membaca ...

Kupu-Kupu Malam

Ia berdiri di dalam hujan yang berjatuhan perlahan, bersandar pada sebatang tiang dengan lampunya yang mulai padam. Ia, wanita itu, hanya menatap … Lanjutkan Membaca ...

Maaf

oleh

Hari pertama setelah libur cukup panjang. Aromanya masih terasa. Malas untuk beraktivitas di luar rumah. Satu minggu terakhir, di jam yang sama, aktivitas rutin yang saya lakukan adalah bermain tonjok-tonjokan dengan Si Jagoan. Membiarkan seluruh badan saya ditonjok pelan untuk kemudian saya balas dengan gelitikan. Sesekali kami bermain ke luar, mengunjungi destinasi kesukaannya, taman hiburan, kebun binatang dan semacamnya. Merelakan diri untuk dimonopoli waktu olehnya, sesukanya. Yang sama berikutnya, selama liburan saya (hampir) menutup diri dari dunia maya, Seperti biasanya. Yang berbeda, kali ini lebih banyak pesan masuk yang saya abaikan. Jauh lebih banyak. Lanjutkan Membaca …

Membagi Fokus

oleh

Hari ini, jika melihat tanggalan yang tertera pada setiap tulisan, tepat dua bulan saya tidak menerbitkan tulisan baru. Berdasarkan riwayat arsip, terakhir tulisan diterbitkan di tanggal 13 April. Dan jika tidak salah ingat, tulisan yang terbit di tanggal tersebut adalah tulisan yang sudah saya tulis jauh hari sebelumnya. Disimpan sebagai draf, kemudian saya terbitkan. Artinya, sudah lebih dari dua bulan saya tidak menulis apa-apa untuk blog ini. Sebagai seorang penulis digital yang banyak mimpi dan omong kosong hal ini tentu jauh dari menyenangkan.

Malas? Mungkin. Lanjutkan Membaca …

Panggilan Video

oleh

“Permisi!”

Malam yang teduh. Bintang entah disembunyikan oleh siapa. Awan atau gelap. Tidak jelas. Menyisakan langit di atas sendirian. Bulan yang pemalas juga belum datang. Tanpa lampu, sulit untuk menebak suara siapa yang muncul tiba-tiba dari luar pagar.

Aku bangkit dari dudukku di teras rumah. “Sebentar, ya, ada tamu,” sahutku ke anak kecil di dalam layar telepon genggam. Lanjutkan Membaca …

WISGR Alternatif Untuk PC Games Action Adventures

oleh

Belakangan ini banyak hal yang terjadi di Indonesia yang mendapat perhatian dunia internasional. Yang menyenangkan, perhatian yang datang tidak melulu karena hal negative seperti apa yang terjadi di masa lalu. Seperti misalnya, penyanyi dan musisi asal Indonesia yang mendapatkan atensi di kancah musik internasional, lakon film yang diputar dan mendapat penghargaan di berbagai festival film mancanegara. Yang terbaru, masih dari industri hiburan, ada Guklabs-Games Developer asal Jakarta yang menarik perhatian dunia lewat WISGR game yang akan segera mereka rilis. Lanjutkan Membaca …

Aroma Karsa & Saya yang Dibuat Kerdil

oleh

Saya memang menyukai dunia baca. Tak terlalu lama semenjak saya mampu mengeja alfa beta. Namun, ketika itu, yang saya baca adalah cerita bergambar. Selain buku cetak pelajaran di sekolah, saya merasa tak sudi untuk berlama-lama menyelam di barisan kata yang panjang. Dewi Lestari, bersama karya-karyanya mengubah itu semua. Akar, bagian kedua dari Supernova, adalah barisan kata panjang pertama yang saya baca utuh. Tanpa Jeda. Dan saya jatuh cinta. Dengan semua yang ada di dalamnya, saya begitu tergila-gila. Imajinasi saya meliar. Dan saya berada dalam sensasi yang luar biasa. Sensasi yang tidak pernah saya dapatkan ketika saya membaca cerita yang disempitkan oleh gambar. Maaf, Son Goku. Saya memiliki idola lain dalam sosok Bodhi. Lanjutkan Membaca …

Go to Top